Persatu Tuban mengapungkan wacana merger dengan kontestan Liga 2 demi mewujudkan ambisi tetap berlaga di kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut.
Klub asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur tersebut sudah ambil bagian dalam gelaran Liga 2 edisi 2019 lalu, namun harus terdegradasi ke Liga 3 tahun ini setelah menjadi juru kunci grup wilayah timur.
Nasruddin Ali selaku ketua umum Persatu, menyatakan akan melakukan segenap upaya agar bisa mempertahankan eksistensi klub berjuluk Laskar Ronggolawe di Liga 2 musim depan dengan merger menjadi opsi utama.
"Kami akan terus berusaha untuk mengangkat Persatu kembali di Liga 2, kami akan merger tim lain," ungkap Nasruddin seperti dilansir beritajatim.com.
"Yang kami incar adalah tim yang butuh home base. Kami masih melakukan inventarisasi tim-tim yang butuh homebase dan itu yang akan kami tawari."
Selama berlaga di putaran pertama grup Liga 2 wilayah timur tahun lalu, Persatu hanya mampu meraih enam kemenangan dari total 20 pertandingan yang mereka lalui.
