Pemain muda Maroko, Adam Azno, terus menarik perhatian sejumlah klub Eropa selama bursa transfer musim panas saat ini, di mana nilainya meningkat berkat penampilan gemilang yang ia tunjukkan dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut laporan situs "Al-Batalah" dari Maroko, klub Belanda PSV Eindhoven menempatkan Azno sebagai prioritas utama untuk memperkuat posisi bek kiri, menyusul kembalinya pemain internasional Maroko Anas Salahuddin ke Roma setelah masa peminjamannya berakhir.
Baca juga
Trump: Kami ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia tanpa Kanada dan Meksiko... dan Infantino telah mengambil keputusan yang luar biasa
Penyerang Spanyol: Saya terpaksa akan berjabat tangan dengan Trump agar dia tidak memenjarakan saya
Juara Liga Belanda ini sedang mencari pemain yang mampu mengamankan posisi inti, dan melihat pemain berusia 19 tahun tersebut sebagai pilihan ideal, berkat kemampuan teknisnya, kemampuannya dalam mendukung lini serang, serta kedewasaan taktisnya yang selaras dengan filosofi permainan tim.
Aznou memiliki karier yang menjanjikan, karena ia pernah bergabung dengan akademi Barcelona “La Masia” sebelum pindah ke Bayern Munich untuk melanjutkan perkembangannya. Ia juga menjalani masa peminjaman bersama Real Valladolid pada paruh kedua musim sebelum musim lalu, sebelum akhirnya pindah ke Everton dalam kesepakatan senilai sekitar 9 juta euro.
Meskipun telah bergabung dengan Liga Primer Inggris musim panas lalu, masa depan Aznou masih terbuka untuk berbagai kemungkinan, baik dengan dipinjamkan ke klub lain maupun pindah ke tim yang memberinya menit bermain secara teratur, sehingga membantunya melanjutkan perkembangan teknisnya.
Minat terhadap pemain timnas Maroko ini tidak hanya datang dari PSV Eindhoven; laporan menunjukkan bahwa Olympique Marseille dari Prancis, bersama dengan Real Betis dan Getafe dari Spanyol, memantau situasi sang pemain dengan cermat, sebagai persiapan untuk bersaing merekrutnya selama jendela transfer musim panas saat ini.
Menurut situs “Africa Foot”, para petinggi PSV Eindhoven meyakini bahwa merekrut Azno merupakan investasi untuk masa depan, baik dari segi olahraga maupun ekonomi, yang sejalan dengan kebijakan klub yang berfokus pada perekrutan talenta muda dan pengembangan mereka sebelum nilai pasar mereka melonjak.
