Mikel Arteta memiliki tiga pertandingan untuk menyelamatkan posisinya sebagai manajer Arsenal, demikian menurut mantan pemain klub, Perry Groves.
Groves yakin Arteta akan dipecat pada awal 2021 jika tidak ada perubahan yang sedang menimpa klub asal London itu.
The Gunners menjalani awal musim terburuk sejak 1974/75, dengan kini terdampar di peringkat ke-15 di klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan hanya terpaut empat poin dari zona degradasi setelah menelan delapan kekalahan dari 14 pertandingan.
Arteta menghadapi pertanyaan yang tidak nyaman mengenai masa depannya, meski Arsenal sempat meraih trofi Piala FA dan Community Shield.
Tidak sedikit pihak yang meyakini kalau pelatih Spanyol itu masih mendapat kesempatan untuk memperbaiki keadaan timnya, namun Groves yakin kesabaran dari petinggi klub sudah mulai menipis.
"Jika penampilan yang kurang bagus ini berlanjut selama tiga pertandingan berikutnya, apakah fans Arsenal mengatakan kepada saya bahwa mereka akan tetap bersama Arteta," ujar Groves kepada talkSPORT.
"Saya pikir ia punya tiga pertandingan--kami melawan Man City [di perempat-final Carabao Cup pada Selasa], Chelsea di Boxing Day, dan kemudian tandang lawan Brighton."
"Saya selalu mengatakan seorang manajer harus memiliki tiga jendala transfer untuk mendapatkan pemain baru dan melepas pemain yang ada, dan satu musim penuh--saat itulah Anda menilai dia."
"Tapi, jika keadaan begitu buruk, seburuk itu, Anda tidak bisa menjalani musim yang penuh."
"Saya berharap dia bisa mengatasi situasi; Saya seorang Gooner, jadi saya ingin dia bisa mengatasinya, saya tidak ingin terus-menerus memecat manajer."
"Tapi, jika ia tidak mendapatkan performa yang lebih baik...Southampton melawan kami, kami tidak bisa mendekati mereka, dan itulah mereka yang datang ke Emirates!"
"Arteta kehilangan proses berpikir jernihnya dan para pemain tidak menutup diri dan mereka tidak mundur ke belakang."
"Ini adalah kelompok pemain sama yang memenangkan Piala FA!"


