Ole Gunnar Solskjaer akhirnya angkat bicara setelah dipecat Manchester United. Dalam sebuah wawancara emosional, ia mengaku bahwa ini saat yang tepat baginya untuk "mundur".
Mantan penyerang Setan Merah itu, yang ditunjuk sebagai pengganti sementara Jose Mourinho 2018 lalu sebelum akhirnya dipermanenkan, berpisah dengan United setelah anak asuhnya dilibas Watford 4-1, Sabtu (20/11).
Membahas kepergiannya, Solskjaer menyatakan bahwa kesempatan untuk melatih United adalah sebuah "impian" dan mendukung penuh Michael Carrick yang akan menjadi penerusnya untuk sementara waktu.
Apa kata Solskjaer?
"Anda tahu apa arti klub ini bagi saya dan apa yang ingin saya capai di sini," ujarnya kepada laman resmi United.
"Bagi klub, bagi fans, bagi para pemain, bagi para staf. Saya ingin kami mengambil langkah selanjutnya dalam perebutan gelar, untuk memenangkan trofi dan menurut saya sudah sepantasnya saya sendiri yang mengucapkan itu."
"Saya akan meninggalkan klub secara baik-baik, karena menurut saya semua orang tahu saya telah memberikan segalanya bagi klub ini. Klub ini adalah segalanya bagi saya dan kami cocok bersama-sama, tetapi sayangnya saya tak bisa mempersembahkan hasil yang kami butuhkan dan sudah waktunya saya mundur."
"Ini adalah salah satu hal yang Anda impikan dalam hidup Anda. Saat Anda sudah menjadi pemain, menjadi pelatih tim cadangan, maka langkah selanjutnya, impian satu-satunya dan hal satu-satunya yang belum Anda lakukan adalah melatih klub senior, dan kini saya sudah mencapainya. Rasanya benar-benar menyenangkan dari menit pertama hingga terakhir."
Seperti Solskjaer, para pemain juga dihujani dengan kritikan di akhir masa jabatannya, namun pria Norwegia itu memuji dampak yang mereka berikan saat ia masih melatih klub, sekaligus memuji stafnya dan dukungan yang ia terima dari para pendukung setia.
"Saya harus berterima kasih kepada semua pemain karena sejak saya tiba, mereka orang-orang yang top," imbuhnya. "Beberapa datang, beberapa pergi, tetapi mereka semua adalah partner bekerja yang menyenangkan."
"Saya merasa amat terhormat karena dipercaya untuk membawa klub menyongsong masa depan, dan berharap saat saya pergi, [United] berada dalam keadaan yang lebih baik ketimbang saat saya datang."
"Saya mendapatkan teman-teman yang hebat, terhubung kembali dengan berbagai teman yang hebat, dan berteman baik dengan staf-staf yang baru masuk."
"Staf lain yang sudah di sini saat saya tiba, kami juga berteman dan berhubungan baik dan itulah maknanya berada di klub seperti ini. Fans luar biasa. Sejak hari pertama di Cardiff hingga hari terakhir saat ini. [Mereka] top, dan kita akan berjumpa lagi."
Solskjaer mendukung Carrick
Solskjaer menyerahkan tampuk kepelatihan ke tangan Carrick menjelang laga Liga Champions penting - tanding ulang kedua final Liga Europa musim lalu melawan Villarreal - dan ia merasa mantan anak asuhnya bakal bangkit dan memberikan yang terbaik.
"Seperti yang saya sudah katakan pagi ini, percayalah pada diri sendiri, kalian tahu kalian lebih baik dari ini," imbuhnya.
"Kita belum bisa menunjukkannya tetapi pergilah keluar sana dengan dada terbusung, nikmati rasanya jadi pemain Man United, di Liga Champions, di panggung terbesar. Jika dan saat Anda menang, Anda lolos ke babak selanjutnya."
"Saya sangat menghormati Michael [Carrick] dan sangat mencintainya. Saya jadi emosional karena ia top. Mereka akan baik-baik saja. Saya akan menyaksikan dan mendukung mereka."
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

