Rio Ferdinand memuji Sergio Aguero sebagai "salah satu penyerang terbaik Liga Primer Inggris sepanjang masa" dan ia tetap memuji bintang asal Argentina itu meski golnya yang terkenal membuat Manchester United kehilangan gelar pada 2012.
Pada awal pekan ini, Aguero mengonfirmasi akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim 2020/21, mengakhiri kariernya selama satu dekade dengan bergelimang trofi.
Ferdinand pernah menjadi bagian dari skuad United yang tersakiti akibat aksi Aguero pada 2012, ketika sang striker mencetak gol sensasional di menit-menit terakhir lawan QPR sehingga tim besutan Roberto Mancini itu meraih gelar Liga Primer Inggris dan mengorbankan rival satu kota, The Red Devils.
Meski begitu, Ferdinand tetap kagum dengan pemain yang kini sudah berusia 32 tahun itu.
"Agueroooooooooooo! Nama ini, gol ini, momen ini masih menghantam saya pada saat-saat yang paling tidak saya duga seperti petir!," demikian tulis Ferdinand di Instagram.




"[Tapi] apa yang akan saya katakan adalah, meski saya membenci hasil [pertandingan], saya tidak pernah membenci atau tidak menyukai Aguero untuk momennya itu."
"Saya pikir betapa rendah hati dan dinginnnya dia tampaknya memainkan peran besar, tapi seberapa besar, atau lebih, betapa saya menghormatinya sebagai pesepakbola. Ia merupakan salah satu penyerang tersulit yang pernah saya hadapi."
"Ia langsung ketika mendapat bola. Sebagai seorang bek, ia selalu membuat Anda berada di ujung tanduk dan Anda harus memiliki konsentrasi total untuk memastikan Anda tahu di mana dia berada setiap saat."
"Sergio merupakan salah satu penyerang terbaik Liga Primer sepanjang masa, tidak diragukan lagi. [Ia] merebut trofi dari bawah hidung saya, tapi saya tetap menaruh hormat. Semoga untuk masa depan dia."
Selama dua musim berkostrum The Citizens, Aguero total sudah mencetak 257 gol dari 384 penampilan di berbagai ajang kompetisi.
Di ajang Liga Primer, Aguero mencetak 181 gol dari 271 penampilan. Pada musim ini, ia hanya tampil delapan kali dengan menyumbang satu gol di liga.
