OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Keputusan Chelsea memboyong Tiemoue Bakayoko dari AS Monaco pada bursa musim panas lalu, tak lain adalah untuk menggantikan pos Nemanja Matic sebagai gelandang jangkar.
Meski kerap tampil sebagai pemain inti pada periode awal musim ini, performanya tak bisa dibilang memuaskan. Pergerakannya buruk dan kerap salah melepaskan operan, yang mana itu vital untuk seorang gelandang jangkar.
Legenda Arsenal yang kini jadi pandit sepakbola, Ian Wright, lantas mengaku jika dirinya masih sulit memahami kualitas yang dimiliki pemain berusia 24 tahun tersebut.
Getty ImagesWright bahkan heran dengan manajer The Blues, Antonio Conte, rela mencadangkan Willian atau Pedro Rodriguez demi mengakomodasi peran Bakayoko di lini tengah.
"Satu komentar singkat tentang Bakayoko, karena saya harus mengutarakannya, karena jika tidak saya akan lupa," buka Wright dalam wawancaranya di BBC Radio 5 Live.
"Jujur, saya belum memahami kualitas yang dimilikinya, maafkan saya. Saya tidak mengerti bagaimana Bakayoko bisa masuk ke starting XI dibanding Willian atau Pedro dalam beberapa laga.
"Apalagi ketika Bakayoko bermain lebih ofensif. Saya perlu melihat lebih banyak lagi penampilannya untuk bisa memahaminya. Ya, hanya itu yang bisa saya katakan," pungkasnya.
