Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1058363045.jpgGonzales Photo

Diterjemahkan oleh

Perkembangan terbaru seputar Dusan Tadic: NEC akhirnya harus melihat transfer impiannya sirna

Dusan Tadic tampaknya tidak akan kembali ke Eredivisie. Voetbal International melaporkan, berdasarkan sumber-sumber lokal, bahwa pemain asal Serbia berusia 37 tahun itu akan melanjutkan kariernya bersama Al-Nasr di Uni Emirat Arab. Sebelumnya, sumber-sumber melaporkan kepada Voetbalzone bahwa NEC hampir berhasil mendatangkannya, namun transfer yang direncanakan ke Nijmegen tampaknya tetap tidak jadi terlaksana.

Untuk sesaat, NEC tampak memiliki peluang bagus untuk mendatangkan Tadic yang berstatus bebas transfer. Menurut sumber-sumber, klub asal Nijmegen itu serius dalam perburuan dan kesepakatan sudah hampir tercapai.

Namun, pada akhirnya transfer tersebut tidak berlanjut: media lokal kini melaporkan bahwa penyerang asal Serbia tersebut telah memilih untuk melanjutkan kariernya di Uni Emirat Arab.

Kabarnya, ia akan menandatangani kontrak berdurasi satu tahun bersama Al Nasr, klub yang tiga kali menjadi juara nasional. Klub tersebut finis di peringkat keenam dalam UAE Pro League musim lalu. Di sana, Tadic akan bekerja sama dengan pelatih sekaligus rekan senegaranya, Milos Milojevic.

Direktur teknis Carlos Aalbers sebelumnya mengatakan kepada VI bahwa hambatan finansial bagi NEC terlalu tinggi untuk merekrut Tadic. Itulah juga alasan mengapa Al Nasr berhasil mengungguli klub asal Nijmegen tersebut dalam perebutan pemain asal Serbia itu, demikian dilaporkan sumber-sumber kepada Voetbalzone.

“Banyak klub yang tertarik pada Dusan. Bagi kami, kedatangannya saat ini secara finansial tidak memungkinkan, tetapi siapa tahu situasinya akan berubah di kemudian hari selama jendela transfer. Saya tidak memikirkannya setiap hari saat ini,” kata Aalbers baru-baru ini.

FC Twente juga dilaporkan tertarik pada Tadic, tetapi bagi klub asal Twente itu, syarat-syarat finansial juga menjadi kendala. Pengamat sepak bola Aron Kattenpoel melaporkan bahwa penyerang berusia 37 tahun itu meminta gaji yang tinggi menurut standar Belanda. Menurutnya, Tadic diperkirakan mendapatkan gaji sebesar lima juta euro per tahun saat masih bermain di Al-Wahda.

Lelucon dari Van Schaik

Pada hari Senin, di Faberplein, Nijmegen, diadakan sebuah acara seputar pengundian babak kualifikasi Liga Champions. Di sana, direktur umum Wilco van Schaik mengatakan bahwa NEC telah merekrut pemain baru. “Dusan? Dusan?”, serunya melalui mikrofon. Ternyata itu hanya lelucon dari pria asal Gouda tersebut. Pada akhirnya, Emre Mor-lah yang diperkenalkan.



Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google