Ivan Perisic mengungkapkan kegembiraannya setelah melewati musim 2019/20 penuh kesuksesan bersama Bayern Munich dan berharap bisa merasakan hal yang sama di Inter Milan.
Bintang internasional Kroasia itu menjalani satu musim penuh sebagai pemain pinjaman di Allianz Arena dari Inter, yang ditandainya dengan keberhasilan meraih treble - Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions.
Perisic selalu tampil sebagai starter bagi Bayern di perempat-final dan semi-final melawan Barcelona dan Lyon, sebelum kembali menjadi cadangan dalam kemenangan 1-0 atas Paris Saint-Germain di final, Senin (24/8).
Memang keputusan yang tepat dilakukan pelatih Hansi Flick yang merotasi skuadnya, karena penggantinya, Kingsley Coman mencetak gol tunggal kemenangan The Bavarians di babak kedua.
Perisic tampil sebagai pemain pengganti dan tetap meluapkan kebahagiaan usai menjadi juara Eropa. Ia pun mengatakan kepada Sky Sports tentang penyesalannya karena tidak bisa merasakan kesuksesan serupa saat berkostum Inter, yang dibelanya sejak 2015.
"Sayang sekali saya tidak bisa mewujudkan hal seperti ini bersama Inter dalam beberapa tahun terakhir, namun sekarang saya bahagia," kata pemain sayap berusia 31 tahun itu.
Lebih lanjut, Perisic mengisyaratkan akan kembali membela Inter di Serie A musim 2020/21, karena masa pinjamannya di Bayern sudah berakhir.
Bayern telah mendatangkan Leroy Sane dari Manchester City dan mereka mungkin tidak akan menebus eks pemain Schalke itu secara permanen.
"Saya masih memiliki dua tahun kontrak dengan Nerazzurri, mari kita lihat apa yang terjadi. Kami akan bertemu untuk membicarakannya," sambungnya.
Hanya saja, masa depan Perisic sendiri di Inter masih harus bergantung pada nasib Antonio Conte, yang kemungkinan akan pergi menyusul kekalahan 3-2 di final Liga Europa dan ketidakcocokan dengan manajemen.
Conte merupakan pelatih yang mendepak Perisic dari Giuseppe Meazza, karena menilai sang pemain tidak cocok dengan skema andalannya 3-5-2.
"Kami sedang bekerja dengannya, namun responsnya tidak positif," kata Conre mengenai performa Perisic usai kalah 1-0 dari Manchester United dalam pramusim di Singapura pada Juli tahun lalu.
"Perisic tidak bisa bermain dalam peran yang saya inginkan. Karena itu, ia hanya bisa bermain sebagai striker."




