OLEH DONNY AFRONI & PANDU PERSADA
Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago menilai pergantian pemain di babak kedua menjadi kunci keberhasilan tim besutannya bermain imbang tanpa gol melawan Persib Bandung, Senin (9/10) malaM WIB.
Duel antara Persib dan Barito Putera berjalan ketat sepanjang babak pertama. Namun intensitas serangan Persib meningkat di babak kedua, sehingga Jacksen memasukkan Paulo Sitanggang, dan menarik keluar Gavin Kwan Adsit saat laga berjalan satu jam.
“Saya melihat [Michael] Essien dan penyerang Persib [Ezechiel N'Douassel] begitu dominan di babak pertama. Tapi begitu Paulo masuk, tidak ada lagi ruang buat pemain Persib, sehingga mereka memainkan bola-bola panjang,” ungkap Jacksen.
Juru taktik asal Brasil ini semringah dengan hasil imbang di Stadion Si Jalak Harupat. Apalagi hasil bagus tidak pernah berpihak kepada Barito Putera dalam lima laga terakhir.
“Kami bersyukur, ini pertandingan yang sangat menguras tenaga. Puji Tuhan kami bisa keluar dari sini dengan satu poin. Kami tahu sejarah Barito Putera dan Persib, jadi boleh dikatakan ini hasil yang terbaik yang bisa kami dapat dalam beberapa tahun ke belakang,” terangnya.
Meski begitu, Jacksen menilai permainan anak asuhnya bukan tanpa kekurangan. Menurutnya, penyelesaian akhir menjadi salah satu menjadi sorotan untuk dibenahi menghadap laga berikutnya.
“Kami harus melakukan evaluasi, karena ada momen yang harusnya jadi gol. Kami harus lebih tenang, terutama di menit-menit krusial. Tapi saya sangat gembira dengan performa semua pemain. Ini adalah sejarah baru yang diciptakan bersama Barito Putera dengan mendapat poin di sini,” bebernya.
Sementara itu, penjaga gawang Aditya Harlan juga bersyukur dengan raihan satu angka ini. Menurutnya Laskar Antasari sudah bekerja keras, dan ia mengapresiasi kinerja jajaran tim pelatih.
“Saya bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari markas Persib Bandung. Ini berkat kerja keras tim dan pelatih, karena sudah beri informasi dan instruksi, sehingga kami bisa membawa poin. Selebihnya, luar biasa,” tutupnya. (gk-68)

