20230509 Pep Guardiola(C)Getty Images

Pep Guardiola Tak Ingin Manchester City Dijuluki Klub Jago Kandang

Manchester City menjelma menjadi kekuatan menakutkan di persepakbolaan Inggris dalam satu dekade terakhir. Namun mereka selalu mengalami nasib sial bila berlaga di kompetisi Eropa.

Di bawah asuhan Pep Guardiola saja dalam enam musim terakhir, City mampu meraih masing-masing empat gelar Liga Primer Inggris dan Piala Liga, serta satu Piala FA. Belum lagi ditambah dengan dua trofi Community Shield.

Namun jika berlaga di Liga Champions, City belum pernah sekalipun mengangkat trofi. Capaian terdekat mereka adalah ketika menjadi runner-up musim 2020/21, karena dikalahkan Chelsea di final.

Kendati Man City nil gelar Eropa, Guardiola menganggap warisannya terhadap klub sudah luar biasa. Kendati demikian, ia masih mendambakan, setidaknya satu trofi Eropa di lemari klub. Torehan ini berbeda dibandingkan ketika Guardiola membesut Barcelona dan Bayern Munich.

“Warisan saya (di kompetisi domestik) sudah luar biasa! Kami sudah mencapai babak knock-out [Liga Champions] berkali-kali. Kami tidak bodoh mengetahui betapa pentingnya besok. Mungkin yang paling penting sejak saya di sini,” ujar Guardiola dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Manchester Evening News.

“Saya bilang kepada para pemain: jalani, nikmati momennya. Betapa beruntungnya kita. Itu ada di tangan kita, tergantung kita, tidak perlu melakukan sesuatu yang luar biasa. Jadilah diri kita sendiri, berikan segalanya.”

“Ketika saya tiba di sini, mereka (manajemen) tidak mengatakan memenangkan Liga Champions. Mereka mengatakan mencoba untuk melakukan sebaik mungkin. Kami memenangkan semua gelar, kecuali yang satu ini. Kami menginginkannya.”

Guardiola tidak sepakat dengan penilaian banyak orang yang menganggap Man City makin dekat dengan trofi Liga Champions pertama mereka. Sang manajer menganggap perjalanan Man City masih sangat berat.

“Banyak orang mengatakan kami [makin] dekat, tapi saya pikir kami [masih] jauh. Tidak ada yang menjamin di masa depan kami akan berada di sini,” imbuh Guardiola.

“Kami mempunyai generasi pemain yang hebat. Kami telah mencetak banyak gol, dan memenangkan banyak hal. Mungkin kami bisa membuat buku tentang warisan saya, tapi saya tidak akan dihakimi oleh Liga Champions. Kami memiliki momen-momen hebat, dan memainkan sepakbola yang hebat.”

Iklan
0