20220320 Pep Guardiola.jpgGetty Images

Pep Guardiola: Pakai Taktik Yang Sama Akan Membosankan!

Manajer Manchester City Pep Guardiola menjanjikan sesuatu yang baru ketika menghadapi Altetico Madrid dalam pertandingan leg pertama Liga Champions Eropa (UCL), Rabu (6/4) dini hari WIB.

Guardiola dikenal sebagai sosok pelatih yang sering menerapkan taktik berbeda bila tampil di kompetisi Eropa. Guardiola sempat merasa menyesal, karena tidak melakukan perubahan taktik permainan pada perempat-final musim lalu.

Di luar lolos ke final pada musim 2020/21, City hanya bisa mencapai babak perempat-final sejak 2017/18. Guardiola bertekad untuk mengubah catatan tersebut pada musim ini.

Guardiola menyatakan, pemain dan lawan yang berbeda patut mendapatkan pendekatan berbeda. Karena itu juru taktik asal Spanyol tersebut akan terus memikirkan sebanyak mungkin tentang taktik di setiap pertandingan.

“Di CL (Liga Champions) saya selalu berpikir berlebihan. Besok kalian akan melihat sesuatu yang baru. Saya terlalu banyak berpikir, itu sebabnya saya mendapatkan hasil yang sangat baik di CL. Akan membosankan jika saya selalu bermain dengan cara yang sama,” jelas Guardiola dikutip laman Manchester Evening News.

“Jika orang berpikir saya bermain [dengan cara yang] sama melawan Atletico dan Liverpool, saya tidak suka. Pergerakannya berbeda, para pemainnya berbeda dengan kepribadian yang berbeda.”

“Itu sebabnya saya terlalu banyak berpikir dan membuat taktik bodoh. Malam ini saya mengambil inspirasi, dan saya akan melakukan taktik yang luar biasa besok. Kami akan bermain melawan 12!”

Di lain sisi, Guardiola menilai penghapusan gol tandang memberikan keuntungan tersendiri. Apalagi The Citizen sudah tiga kali mendapatkan hasil mengecewakan dengan sistem gol tandang.

“Kami tersingkir tiga kali karena gol tandang. Namun sekarang ada perubahan, pengaruhnya berkurang. Kami akan bermain untuk menang, intensitas tinggi untuk menciptakan peluang, dan di Madrid akan sama. Kami akan lolos, atau tersingkir. Kami beradaptasi dengan aturan, sepanjang waktu kami mencoba untuk menang.”

“Ketika Anda tersingkir karena mereka mencetak gol tandang, Anda tidak bisa mencetak gol. [Skor] 5-5 Anda tersingkir, karena mereka mencetak tiga [gol], dan Anda mencetak satu. Sekarang bukan waktunya berdebat, tapi cobalah untuk memainkan permainan sebaik mungkin.”

Iklan
0