Manajer Manchester City Pep Guardiola memberikan penghormatan kepada Pele yang telah mengubah persepakbolaan dunia, dan menilai status sang legendaris sebagai salah satu pesepakbola terbaik dunia akan tetap abadi.
Pele menghembuskan nafas terakhir di usia 82 tahun, Jumat (30/12) WIB, di Brasil. Banyak tokoh sepakbola dunia memberikan penghormatan kepada pemenang Piala Dunia tiga kali tersebut.
Guardiola tidak memungkiri Pele telah memberikan kontribusi besar kepada sepakbola dunia. Pele telah membuat jersey nomor 10 identik dengan pemain hebat yang diinginkan banyak pesepakbola.
“Sebelumnya, nomor 10 hanyalah sebuah nomor. Setelah dia menjadi sesuatu yang istimewa, setiap pemain top ingin memakai nomor 10. Apa yang telah dia lakukan untuk sepakbola ada di sana, dan akan selalu ada,” ujar Guardiola dikutip laman Manchester Evening News.
“Dia sangat bagus. Pele, [Diego] Maradona, [Johan] Cruyff, [Lionel] Messi, [Franz] Beckenbauer, Cristiano Ronaldo adalah tipe pemain yang akan abadi. Pemain seperti ini membuat pekerjaan kami sebagai tempat yang lebih baik, karena apa yang dia ciptakan.”
Guardiola menambahkan, ia belum pernah melihat Pele sebagai pemain. Namun ia menjelaskan bagaimana cerita dari mereka yang pernah melihatnya bermain memberikan pengaruh besar kepada dirinya sebagai pemain muda di Barcelona.
“Saya tidak ingat dengan jelas, karena itu adalah era tidak ada media sosial. Ayah dan ibu saya hanya memiliki satu TV dengan dua saluran. Ketika saya di akademi Barcelona, seorang fisio jatuh cinta dengan Brasil, selalu berbicara tentang Pele, Pele, Pele,” tutur Guardiola.
“Ketika saya berusia sembilan atau sepuluh tahun, saya mulai menonton beberapa klip video. Sekarang saya menyadari betapa kuatnya dia. Dia bisa melakukan segalanya.”
Kendati demikian, Guardiola menilai Messi sebagai pemain terbaik di dunia. Hal itu disebabkan ia secara langsung melihat performa megabintang Argentina tersebut.
“Pemain seperti ini mengendalikan permainan, sangat terampil, mentalitas bagus. Dia bisa bermain di setiap generasi. Untuk mereka yang pernah melihat Pele, saya bisa mengerti mengapa orang Brasil akan mengatakan Pele adalah yang terbaik,” kata Guardiola.
“Seperti halnya di Argentina, mereka akan mengatakan [Alfredo] Di Stefano, Maradona atau Messi. Setiap orang memiliki penilaian sendiri, dan ini bagus, karena bukan berarti yang satu lebih baik dari yang lain.”
“Saya akan selalu mengatakan Messi [yang terbaik], karena saya bekerja dengan dia, dan apa yang dia lakukan selalu tidak terduga, mencetak 40, 50 gol di setiap musim. Saya mengerti jika orang lain memilih yang lain. Semuanya memberikan kontribusi luar biasa bagi dunia sepakbola.”
