Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan The Citizen bisa menjadi juara Liga Champions musim ini bila mereka bisa mengalahkan Real Madrid di semi-final pada bulan depan.
City melaju ke semi-final setelah menyingkirkan Bayern Munich dengan skor agregat 4-1. Sedangkan Madrid melangkah ke empat besar selepas mengandaskan Chelsea dengan agregat 4-0.
Pertemuan kali ini bak mengulang semi-final musim lalu. Kala itu, City mencatat kemenangan 4-3 sebelum Madrid membalasnya dengan 3-1, sehingga Los Blancos melaju ke partai puncak lewat agregat 6-5.
Guardiola mengutarakan, Madrid menjadi tim yang paling diincar klub Eropa untuk ditaklukkan, mengingat mereka merupakan penguasa Liga Champions, karena sudah mengangkat trofi sebanyak 14 kali.
Sukses Madrid dalam beberapa tahun terakhir membuat Guardiola terkenang dengan masa kepelatihannya di Barcelona. Guardiola pernah menyabet enam gelar sekaligus dalam satu tahun, yakni pada 2009, tiga di antaranya di level internasional, yakni Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
“Menurut saya, semua klub di dunia memiliki perasaan jika ingin memenangkan kompetisi ini, Anda harus mengalahkan Real Madrid. Dulu Barcelona, tetapi sekarang giliran Real Madrid,” kata Guardiola dikutip laman Manchester Evening News.
“Saya sangat senang ini menjadi tiga tahun berturut-turut di semi-final Liga Champions. [Skor agregat] 4-1 tidak menunjukkan apa yang ada di dua pertandingan.”
“Saya tahu betapa bagusnya mereka (Bayern), baik secara fisik dan gagasannya, yang selalu membuat saya terkesan. Dalam kompetisi ini, semua berkaitan dengan detail.”
Pertandingan leg pertama semi-final melawan Madrid terlebih dahulu digelar di Santiago Bernabeu, antara Rabu (10/5) atau Kamis (11/5) dini hari WIB. Sedangkan leg kedua berlangsung di Etihad satu pekan berikutnya.
