Manajer Manchester City Pep Guardiola menegaskan dirinya hanya memikirkan pertandingan melawan FC Kopenhagen di matchday keempat Grup Liga Champions sebelum melakoni duel big match kontra Liverpool di Liga Primer Inggris.
Man City dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Kopenhagen di Stadion Parken, Selasa (11/10) malam WIB. Lima hari kemudian, mereka bertamu ke kandang Liverpool.
Saat ini Man City memuncaki klasemen sementara Grup G dengan koleksi nilai sembilan. Satu kemenangan sudah cukup bagi Man City untuk mengamankan tiket babak 16 Besar yang direncanakan bergulir pada Februari 2023.
Di lain sisi, duel melawan Liverpool juga sangat penting. Selain menjaga rivalitas kedua tim dalam beberapa tahun terakhir, Guardiola juga tidak menginginkan tim besutannya tertinggal dari Arsenal dalam perebutan puncak klasemen.
Karena itu, Guardiola membidik kemenangan atas Kopenhagen. Bila mereka mampu merealisasikan target tersebut, konsentrasi sepenuhnya kini menjaga tetap berada di papan atas klasemen Liga Primer.
“Saya tidak punya niat untuk memikirkan Liverpool. Saya memikirkan Kopenhagen, karena saya ingin finis di urutan pertama di grup, dan kami harus menang di sana,” tegas Guardiola selepas mengalahkan Southampton 4-0 akhir pekan kemarin dikutip laman Manchester Evening News.
“Kami harus menyelesaikan kualifikasi (fase grup), dan memenuhi target pertama di paruh musim ini. Ketika kami kembali dari Piala Dunia 2022, kami ingin sudah berada di sana, di babak 16 besar.”
Kendati Liverpool belum menunjukkan performa memuaskan dibandingkan musim-musim sebelumnya, terakhir dibekap Arsenal dengan skor 3-2, Guardiola tetap menganggap duel melawan The Reds tidak mudah, dan menjadi tantangan terberat mereka.
“Setelah itu (melawan Kopenhagen), kami memiliki empat hari untuk mempersiapkan [diri menuju] Anfield, dan tidak akan mengejutkan untuk memberi tahu Anda betapa menarik, sulit, dan kompetitifnya itu. Saya bisa bilang ujian terbesar yang kami akan hadapi di Inggris terjadi hari Minggu (16/10) depan.”
