Penyerang Persebaya Surabaya Samsul Arif Munip, tidak setuju dengan penghapusan degradasi di Liga 1 musim 2021/2022. Menurutnya, hal tersebut membut kompetisi kurang seru.
Munculnya penghapusan degradasi setelah PSSI menggelar rapat komite eksekutif (Exco), beberapa hari lalu. Mayoritas anggota Exco mengusulkan kompetisi musim ini tidak ada yang turun kasta.
Sejumlah alasan menjadi pertimbangan degradasi dihapus. Satu di antaranya, kondisi keuangan klub yang belum stabil akibat pandemi virus corona.
Apalagi, kemungkinan besar saat kompetisi dilangsungkan, klub tidak bisa menjual tiket pertandingan. Seluruh laga akan digelar secara tertutup untuk mencegah penyebaran virus corona yang belum berakhir.
"Ya kalau dari saya sendiri sebagai pemain sebenarnya bagusnya ada degradasi. Namanya kompetisi pasti ada degradasi," ucap Samsul, saat dihubungi awak media.
Persebaya OfficialKendati demikian, Samsul menyatakan tidak apa-apa bila pada akhirnya Liga 1 dihelat tanpa degradasi. Paling penting, kompetisi sepakbola kasta teratas nasional musim ini bisa digelar.
"Tapi kalau memang tidak memungkinkan bagaimana lagi, jadi harus mengedepankan aspek yang lain juga. Tidak apa-apa, yang penting ada kompetisi dulu saja," ucapnya.
PSSI bakal membicarakan penghapusan degradasi pada Kongres Tahunan digelar. Agenda tersebut akan dilaksanakan di Jakarta, pada 29 Mei mendatang.
Dijadwalkan Liga 1 musim ini dilangsungkan pada 3 Juli mendatang. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), sedang mengurus izin kepolisian untuk memutar kompetisi.
Izin dari kepolisian menjadi syarat mutlak yang harus didapatkan untuk melangsungkan Liga 1. Tanpa, hal tersebut PSSI dan PT LIB tidak bisa menggelarnya.
Saat ini, Samsul sedang menikmati masa libur yang diberikan manajemen Persebaya. Selepas Idulfitri, pasukan Aji Santoso tersebut bakal kembali dikumpulkan untuk memulai persiapan Liga 1.


