Penyerang Madura United Rifaldi Bawuoh, sudah mulai bosan hanya berlatih mandiri. Pesepakbola berusia 27 tahun tersebut ingin kembali menjalani aktivitas latihan bersama rekan setimnya.
Skuad Madura United sudah lebih satu bulan melaksanakan latihan mandiri dari kediaman masing-masing. Keputusan tersebut diambil karena Liga 1 rencananya kembali dilangsungkan pada Februari tahun depan.
Namun, rencana tersebut belum tentu bisa terealiasi. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), masih menunggu izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk menghelat Liga 1.
Izin dari Polri, merupakan syarat utama untuk melangsungkan Liga 1. Tanpa, adanya hal tersebut kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tidak dapat dilaksanakan.
Masalah izin sempat menjadi kendala ketika Liga 1 mau dihelat 1 Oktober 2020. Tiga hari sebelum sepak mula dilakukan, PSSI mengumumkan penundaan karena Polri tidak mengeluarkan izin.
"Kalau rindu pasti, tidak nyaman juga latihan mandiri terus. Saya sudah ingin latihan dengan teman-teman lagi, dan bertanding juga," kata Rifaldi dikutip laman resmi klub.
Goal IndonesiaMantan pilar Arema FC tersebut menyampaikan punya siasat agar latihan mandiri yang dilakukannya berjalan lancar. Ia tidak melulu melaksanakan latihan mandiri di rumah.
"Memang harus pintar-pintar mengaturnya. Kapan latihan di rumah, kapan di lapangan, dan kapan bisa bersepeda. Itu sudah saya lakukan untuk menjaga kondisi fisik," ujarnya.
Liga 1 sempat berjalan selama tiga pekan. Namun, pada pertengahan Maret lalu, PSSI memutuskan menghentikannya karena masuknya pandemi virus corona.
Sebelum Liga 1 dihentikan, penampilan Madura United tidak stabil. Asep Berlian dan kawan-kawan mengemas satu kemenangan atas Barito Putera, ditahan Persiraja Banda Aceh, dan satu pertandingan sisanya dikalahkan Bali United.
Alhasil, untuk sementara Madura United harus puas menduduki peringkat delapan klasemen. Laskar Sape Kerrab tertinggal lima angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk dengan koleksi sembilan poin.


