Raheem SterlingImago

Diterjemahkan oleh

Penyerang Feyenoord, Raheem Sterling, ditangkap

Raheem Sterling ditangkap pada Kamis atas dugaan mengemudi dalam pengaruh narkoba, demikian dilaporkan media Inggris. Penyerang Feyenoord berusia 31 tahun itu mengalami kecelakaan tunggal dengan mobil Lamborghini-nya di jalan tol M3 di Hampshire, Inggris.

Menurut polisi, Sterling menabrak pembatas jalan sekitar pukul 09.00. Tidak ada korban luka.

Polisi mengumumkan pada Kamis malam bahwa sebuah Lamborghini di jalur selatan jalan tol menabrak pembatas jalan di dekat Minley Interchange. Kendaraan lain tidak terlibat dalam kecelakaan tersebut. Tak lama setelah laporan masuk, pengemudi ditangkap.

Sterling diduga mengemudikan kendaraan dalam pengaruh narkoba. Selain itu, sedang dilakukan penyelidikan terkait perilaku mengemudi yang membahayakan, kepemilikan zat golongan C, dan penolakan untuk menyerahkan sampel yang diperlukan untuk pemeriksaan. Tersangka telah dibebaskan dengan jaminan.

Dalam undang-undang narkotika Inggris, Kelas C mencakup, antara lain, obat penenang, obat tidur tertentu, steroid anabolik, gas tertawa, dan GHB. 

Bagaimanapun, ini bukan tentang ganja, karena di Inggris Raya ganja termasuk dalam Kelas B yang lebih berat. Zat-zat yang lebih berat seperti kokain, heroin, dan MDMA termasuk dalam Kelas A. 

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Hampshire mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut terjadi setelah kecelakaan tersebut. Pihak berwenang menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan Sterling untuk sementara tetap bebas.

Mantan pemain internasional Inggris ini telah bergabung dengan Feyenoord sejak Februari. Klub asal Rotterdam tersebut merekrut penyerang tersebut setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir awal tahun ini.

Sterling belum mampu meyakinkan dalam delapan penampilannya untuk Feyenoord (tanpa gol, satu assist) dan kontraknya akan segera berakhir. 

Iklan