Shin Tae-yong - Timnas IndonesiaPSSI

Penyakit Kronis Jadi Alasan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong Pulang Ke Korea Selatan

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengungkapkan alasannya memilih pulang kampung ke Korea Selatan. Tae-yong menyatakan ingin menyembuhkan penyakit kronis yang muncul bersamaan ketika dirinya dinyatakan terpapar virus COVID-19.

Tae-yong telah bertolak dari Jakarta tadi pagi dengan menggunakan ambulans udara yang disewa secara pribadi oleh sang pelatih, karena tidak memungkinkan bagi dirinya untuk menggunakan pesawat komersial. Sebab, Tae-yong baru dinyatakan negatif COVID-19 kemarin.

PSSI hanya membiayai perawatan Tae-yong selama berada di rumah sakit di Jakarta. Sedangkan kedutaan besar (Kedubes) Korsel hanya merujuk ambulans udara yang digunakan Tae-yong. Biaya sewa ambulans udara mencapai 130 juta won, atau sekitar Rp1,6 miliar.

Pelatih berusia 50 tahun itu tidak mengungkapkan secara detail penyakit yang dideritanya. Namun sebelumnya dikabarkan Tae-yong diketahui mempunyai penyakit diabetes. Sekretaris menteri pemuda dan olaraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto sudah mendengar kabar itu, namun tidak mengetahui tingkat keparahannya.

“Sebelum saya dinyatakan terpapar virus COVID-19, saya mengalami masa sulit tanpa mengetahui jenis penyakit yang saya derita selama dua pekan. Tapi kondisi saya [saat itu] baik-baik saja,” ungkap Tae-yong diwartakan laman kantor berita Yonhap.

Shin Tae-yong - Timnas Indonesia U-19 - KroasiaPSSI

“Setelah perawatan, saya dinyatakan negatif COVID-19, tapi penyakit kronis ini terus memburuk. Saya akhirnya memutuskan untuk pulang ke Korea untuk menjalani perawatan.”

Tae-yong mengungkapkan, selama menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta, ia hanya diberikan cairan infus untuk paru-parunya. Menurut mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 itu, sangat sulit untuk memulihkan penyakit kronisnya di Jakarta. Kondisi tersebut yang menjadi alasan Tae-yong memilih pulang ke Korsel.

Tae-yong menambahkan, timnas Indonesia dipastikan tidak ada aktivitas selama satu bulan ke depan selama dirinya menjalani perawatan di Korsel. Sebab, di samping Tae-yong, staf pelatih lainnya juga pulang ke Korsel setelah mendapat persetujuan dari PSSI.

“Saya merencanakan untuk menghabiskan waktu satu bulan di Korea dengan seluruh staf pelatih asal Korea mulai 29 Maret hingga tanggal 30 bulan depan setelah berkonsultasi dengan PSSI. Saya menginginkan itu,” ucap Tae-yong.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0