Ajax memastikan diri lolos dengan meyakinkan ke babak kualifikasi ketiga Conference League pada Kamis malam berkat kemenangan 4-1 atas FK Vojvodina, di mana Oscar Gloukh menjadi bintang utama dengan hattrick sempurna. Setelah laga, konferensi pers perdana pelatih Míchel di Johan Cruijff ArenA berlangsung cukup tersendat, dengan sorotan utama tertuju pada terjemahan yang berjalan sulit dari penerjemah yang hadir. Para penonton di X ramai-ramai mengeluhkan perempuan tersebut.
Míchel membuka konferensi pers dalam bahasa Spanyol, karena ia belum merasa cukup nyaman untuk berbicara panjang lebar dalam bahasa Inggris. Terjemahan dari penerjemah ke bahasa Belanda kemudian berjalan sangat tersendat, setelah itu pria Spanyol tersebut pada akhirnya memilih untuk menjawab sebagian pertanyaan sendiri dalam bahasa Inggris. Hal itu juga terlihat berjalan sulit.
Khususnya di media sosial, konferensi pers itu memicu banyak reaksi. Di X, banyak penonton meluapkan frustrasi mereka terhadap terjemahan tersebut, dengan beberapa pengguna menilai sang penerjemah tidak memiliki pengetahuan sepakbola yang cukup untuk menyampaikan penjelasan Míchel dengan baik.
"Mereka seharusnya lebih baik memakai Sam van Royen (presenter Ziggo Sport, red.) sebagai penerjemah. Penerjemah itu kesulitan menerjemahkan penjelasan taktis," tulis seorang suporter. Penonton lain tak kalah kritis: "Penerjemah ini lain kali sebaiknya tidak usah dibawa. Dia jelas tidak paham sepakbola."
"Menurut saya akan lebih berguna jika Ajax memakai penerjemah yang memahami permainan saat konferensi pers. Ini benar-benar tidak bisa diterima," bunyi salah satu reaksi yang banyak dibagikan. Suporter lain menulis: "Penerjemah yang sangat buruk dan bikin ngilu di Ajax. Kalau mau menerjemahkan, pastikan setidaknya Anda tahu istilah-istilah sepakbola dan posisi."
Sejumlah penonton justru bisa melihat sisi humornya. "Saya mendapat perasaan yang sangat tidak nyaman di perut bagian bawah saat melihat konferensi pers ini," tulis seseorang dengan emoji tertawa, sementara yang lain berkomentar sinis: "Konferensi pers ini berjalan sangat lancar." Fans Ajax lainnya merangkum dengan singkat: "Seorang penerjemah yang tidak mengerti apa-apa soal sepakbola... Kerja bagus, Ajax."
Kritik terus menumpuk dengan sangat cepat. "Benar-benar penerjemah yang sangat buruk saat konferensi pers Míchel," tulis seorang suporter, sementara yang lain bertanya-tanya dengan keras: "Apakah penerjemah ini sebenarnya menguasai bahasa Spanyol?" Seruan untuk segera bertindak juga terdengar: "Penerjemah itu akan sangat cepat saya ganti. Dia jelas sedikit memahami sepakbola dan juga benar-benar menerjemahkan dengan buruk."





