Manajemen K Beerschot VA mengungkapkan sejumlah investor, satu di antaranya berasal dari Indonesia, tertarik untuk membeli saham klub Challenger Pro League Belgia tersebut.
Dalam beberapa pekan terakhir, pemilik saham terbesar Beerschot Abdullah bin Mosaad tidak menolak mengenai wacana penjualan klub. Abdullah sepertinya mulai meninggalkan klub sepakbola, karena Sheffield United juga dikabarkan siap dijual.
Chairman klub Francis Vrancken mengutarakan, beberapa investor asing sudah menyampaikan minatnya. Menurut Vrancken, Beerschot yang bertarung di kompetisi setara Liga 2 di Indonesia ini mempunyai nilai jual tinggi bagi para calon investor.
Hanya saja, lanjut Vrancken, sampai saat ini belum ada opsi pengambilalihan saham klub secara konkret, karena para pemilik menyatakan komitmen mereka terhadap Beerschot.
“Seperti tim fantastis lainnya, kami terkadang didekati oleh pihak yang berkepentingan, juga dari negara seperti AS atau Indonesia. Saya melihat itu sebagai tanda bahwa kami melakukannya dengan baik,” ujar Vrancken melalui kanal YouTube resmi klub.
Beerschot“Anda merasa Beerschot masih merupakan merek yang trendi di mana orang ingin berinvestasi. Pada saat yang sama, saat ini tidak ada opsi pengambilalihan yang konkret. Karena itu, orang-orang yang memimpin akan terus bekerja”
“Yang paling penting adalah klub terus ada. Tanpa pemilik yang tepat, semuanya bisa berakhir dengan cepat.”
Beerschot merupakan salah satu klub yang berpeluang mendapatkan tiket promosi ke Jupiler Pro League (setara Liga 1). Saat ini Beerschot masih memimpin klasemen sementara dengan nilai 35. Koleksi poin mereka sama dengan SK Beveren.
Challenger Pro League dilanjutkan kembali pada akhir Januari setelah jeda Natal dan pergantian tahun. Beerschot akan menghadapi pesaing utama mereka itu pada 22 Januari. Beerschot memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan Beveren.
“Persiapan untuk musim depan sudah dimulai, tetapi baru sekarang menjadi jelas skenario mana yang harus kami kerjakan sepenuhnya. Ini bukan titik akhir bagi klub, atau bagi kami sebagai dewan direksi,” kata Vrancken.
“Semua pemegang saham telah mengkonfirmasi komitmen mereka dalam beberapa minggu terakhir. Misalnya, ada jaminan semua utang akan ditanggung oleh pemiliknya. Pembiayaan untuk kompleks pelatihan baru juga telah selesai. Yang jelas, kami ingin maju. Mengalami musim buruk lagi bukanlah suatu pilihan.”


