Laporan media mengungkap reaksi Hansi Flick, pelatih kepala Barcelona, terhadap pernyataan kontroversial yang dilontarkan penyerang timnya, Ferran Torres, mengenai masa depannya bersama klub Catalan tersebut.
Ferran Torres sebelumnya memicu kontroversi seputar masa depannya bersama Barcelona, setelah ia membuka peluang untuk hengkang, meski masih terikat kontrak dengan klub hingga tahun 2027, seraya menegaskan bahwa ia tidak tahu apakah akan kembali mengenakan kostum tim Catalan tersebut.
Sang pemain mengatakan dalam pernyataannya kepada media Amerika: "Barcelona harus membuktikan bahwa mereka menginginkanku. Mereka bisa datang untuk bernegosiasi, dan pada akhirnya kita akan membicarakan segalanya."
Ia menambahkan: "Saat ini, satu-satunya hal yang saya tahu adalah bahwa saya harus berada di sana pada tanggal 12 dan berlatih bersama mereka, jadi kita lihat apa yang akan terjadi. Tidak ada yang tahu, karena dalam sepakbola segalanya bisa berubah dalam satu menit, jadi saya harus siap menghadapi apa pun."
Ia melanjutkan: "Saya punya kontrak, tetapi dalam sepakbola tidak ada yang tahu apa yang mungkin terjadi. Saya menunggu keputusan yang tepat, dan saya masih belum tahu."
Menurut surat kabar Marca, pernyataan Ferran Torres tidak disukai pelatih asal Jerman itu, terutama karena sang pemain merupakan elemen penting dalam rencananya untuk musim mendatang, dan menjadi andalannya dalam perhitungan lini serang.
Meski Flick jengkel dengan pernyataan pemainnya, pelatih asal Jerman itu sangat memahami sifat sepakbola dan dinamikanya, serta tahu bahwa masa depan para pemain bisa berubah dalam waktu singkat.
Pernyataan Ferran Torres muncul di tengah ketertarikan Paris Saint-Germain untuk mengontraknya, di mana klub Prancis itu belum mengajukan tawaran resmi hingga saat ini, tetapi Barcelona menanti kemungkinan datangnya tawaran dalam beberapa hari mendatang.
Manajemen Barcelona menyikapi posisi sang pemain dengan tenang, meski jengkel dengan cara yang dipilihnya untuk mengungkapkan keraguannya melalui media, alih-alih membahas masalah tersebut secara langsung dengan para petinggi klub.
Sejumlah suara di internal Barcelona menilai pernyataan Ferran Torres bisa jadi merupakan upaya untuk menekan manajemen guna memperbaiki syarat kontrak barunya, terutama karena kontraknya saat ini berlaku hingga musim panas 2027.
Posisi Flick tetap jelas, sebab pelatih asal Jerman itu ingin mempertahankan Ferran Torres sebagai pemain penting dalam proyeknya, namun masa depan sang penyerang kini menjadi bahan perbincangan di internal klub, menanti apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang dan apakah Paris Saint-Germain akan bergerak resmi untuk merekrutnya.


