Real Madrid bersiap melakukan perubahan baru dalam struktur tim utama, setelah ESPN mengungkap bahwa Manuel Arroyo telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai dokter tim utama, satu tahun setelah bergabung dengan Los Blancos.
Menurut surat kabar "Sport", pengunduran diri Arroyo terjadi setelah satu musim di mana layanan medis klub mendapat kritik luas, terutama akibat banyaknya cedera, dan yang paling menonjol adalah kesalahan diagnosis cedera lutut Kylian Mbappé, yang kembali membawa para dokter klub ke dalam sorotan kontroversi.
Hingga saat ini, Real Madrid belum secara resmi mengumumkan kepergian dokter tersebut, dan juga belum mengungkapkan identitas orang yang akan menggantikannya.
Arroyo bergabung dengan kompleks olahraga Valdebebas pada musim panas 2025 dari Granada, dan penunjukannya dilakukan untuk bekerja bersama Felipe Segura, yang sebelumnya juga pernah bekerja di Granada, sebelum pindah ke Real Madrid pada tahun 2021.
Sejumlah pemain Real Madrid, secara internal, mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja tim medis, terutama dalam menangani kasus cedera pemain seperti Rodrygo dan Kylian Mbappé.
Pengunduran diri Arruyo memaksa Real Madrid untuk mencari pengganti di bagian yang dianggap sebagai salah satu bagian paling sensitif di dalam klub, terutama setelah masalah fisik berulang yang dialami tim selama beberapa musim terakhir.
Alasan yang mendorong Arruyo mengambil keputusan untuk mengundurkan diri belum diungkapkan hingga saat ini, dan klub juga belum mengeluarkan pernyataan apa pun yang menjelaskan langkah-langkah selanjutnya untuk mengisi posisi yang kosong tersebut.
