Ibu Kylian Mbappe menegaskan bahwa negosiasi perpanjangan kontrak putranya di Paris Saint-Germain berjalan mulus meski diincar Real Madrid.
Mbappe menjadi incaran utama Los Blancos sepanjang musim panas, namun raksasa Spanyol itu tak mampu menggoyahkan posisi PSG.
Madrid pun berharap Mbappe akan menghabiskan kontraknya sehingga berstatus tanpa klub, tetapi kini mereka mungkin harus gigit jari lagi.
"Kami sedang berbicara dengan PSG dan semua berjalan mulus," ujar Fayza Lamari, ibu Mbappe, yang menangani situasi anaknya, kepada Le Parisien.
"Saya bahkan bersama Leonardo [direktur PSG] kemarin malam (Senin). Setelah itu, apakah kami akan saling sepakat? Satu hal yang pasti: ia akan memberikan segalanya untuk menjuarai Liga Champions."
"Kylian butuh dipenuhi. Jika tidak bahagia, dia bisa saja bilang: saya berhenti dari karier saya."
"Dan omong-omong dia sering bilang begitu ke kami. Bersama Kylian, segalanya bisa berubah seketika."
Mbappe, di sisi lain, tidak malu-malu mengakui keinginannya hijrah ke Madrid.
"Saya minta pergi," ujarnya kepada RMC Sport, mengonfirmasi bahwa ia bilang ke PSG Juli kemarin soal keinginannya berganti klub.
"Karena sejak saat itu saya sudah tak ingin memperpanjang [kontrak saya], saya ingin pihak klub bisa mendapatkan biaya transfer demi menemukan pengganti yang berkualitas."
"[PSG] adalah klub yang sudah memberikan banyak hal bagi saya, saya selalu bahagia selama empat tahun di sini, dan masih begitu sampai sekarang. Saya mengatakannya cukup dini supaya klub bisa memutuskan."
Namun PSG bersikeras bahwa mereka tak akan membiarkan megabintang mereka pergi, tak peduli berapa pun tawaran yang masuk, dan meski Madrid masih diharapkan bisa mencaplok bomber Prancis itu musim panas tahun depan, Les Parisiens tak kalah bertekad untuk mempertahankan Mbappe.




