Erick Thohir - Ketua PSSIPSSI

Penggunaan VAR Di Liga 1 Dimulai Februari 2024

Ketua umum PSSI Erick Thohir kembali berbicara penggunaan VAR di Liga 1 2023/24. Ia menyebut teknologi tersebut bakal mulai diterapkan pada Februari tahun depan.

Dijadwalkan Liga 1 2023/24 bakal bergulir pada 1 Juli mendatang. Rencananya, kompetisi sepakbola kasta tertinggi Tanah Air tersebut akan berakhir 31 Mei tahun depan.

Persija Jakarta kontra PSM Makassar dipercaya menjadi laga pembuka Liga 1 2023/24. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Untuk liga [Liga 1] InsyaAllah Februari sudah ada penggunaan VAR, fasilitasnya juga sudah bisa ada di sini," ujar Erick dikutip Antara.

Selain itu, Erick berharap Liga 1 2023/24 bisa berjalan dengan lancar. Ia mengingatkan sepakbola Tanah Air belum lepas dari pantauan FIFA usai terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

"Saya ingatkan untuk semuanya, dari pemerintah daerah maupun para suporter, harus benar-benar menjaga keamanannya dan menjadi tuan rumah yang baik, karena saat ini Indonesia masih dalam proses pengawasan FIFA, masih dipantau kesiapan Indonesia untuk menggulirkan sepakbola," ucapnya.

"Itu perlu diingat, karena masih ada kerusuhan waktu itu di akhir musim kompetisi [Liga 1 musim lalu]. Dan 1 Juli besok akan mulai lagi kompetisinya di musim baru. Jadi, InsyaAllah kita sama-sama menjaga sepakbola Indonesia."

"Memang ketika saya terpilih, salah satu misi yang saya sampaikan untuk memastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat. FIFA sendiri dalam surat yang diberikan kepada bapak presiden dan PSSI waktu itu juga menyampaikan bahwa transformasi sepakbola tidak mungkin terjadi tanpa transformasi daripada suporternya."

Pada Liga 1 2023/24, suporter tamu dilarang hadir ke stadion. Cuma pendukung tuan rumah saja yang bisa mengasih dukungan langsung untuk kesayangannya saat bermain.

"Pertandingan sepakbola di Indonesia sementara hanya didatangi oleh suporter tuan rumah, dan karena ini juga di tahun politik, bahkan kami sudah bicarakan bagaimana keamanannya itu."

"Semuanya harus menjadi bagian transformasi sepakbola dan mereka harus membuktikan semua suporter pulang ke rumah dengan selamat. Tolong buktikan kita bisa, kalau Inggris yang dulu terkenal hooligan ternyata sekarang bisa, Italia juga bisa, masa' Indonesia tidak bisa? Transisi ini yang harus kita jaga dan jangan sampai kepercayaan FIFA hilang dan akhirnya terkena seperti hal-hal yang tidak diinginkan."

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0