Shin Tae-yong - Timnas Indonesia U-20PSSI

Penggawa Timnas Indonesia U-20 Masih Keder Adu Bodi Lawan Pemain Eropa

Pelatih timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong menilai anak asuhnya masih keder jika harus melakukan adu bodi dengan pemain lawan, meski mampu mendulang kemenangan dalam laga uji coba.

Rasa gentar untuk melakukan adu bodi terlihat saat mengalahkan Antalyaspor U-19 di Limak Arcadia Football Center, Selasa (8/11) malam WIB. Dalam pertandingan ini, timnas U-20 mencatat kemenangan 3-2.

Timnas U-20 sempat tertinggal satu gol terlebih dulu di babak pertama. Namun mereka akhirnya bisa bangkit di babak kedua melalui brace Marselino Ferdinan pada menit ke-47 dan 63. Ronaldo Kwateh memastikan kemenangan menjelang laga berakhir.

“Pemain Eropa yang kami hadapi kali ini posturnya lebih baik dibandingkan pemain kami. Sebelum main para pemain sudah takut duluan, dan saat main [adu] bodi sedikit agak kurang, karena postur pemain kami lebih kecil,” ujar Tae-yong.

“Kami tidak bisa memperbaiki secara instan, kami akan memperbaikinya satu demi satu, atau step by step.”

Juru taktik asal Korea Selatan ini memberikan kesempatan kepada pemain lapis kedua untuk tampil sebagai starter pada laga tersebut. Namun performa mereka masih belum sesuai harapan. Masuknya sejumlah pemain reguler mengubah permainan timnas U-20, sehingga mereka akhirnya bisa membalikkan keadaan.

“Untuk babak pertama memang pemain yang dimainkan pemain yang jarang mendapat kesempatan. Di babak kedua baru pemain yang biasa dimainkan. Akhirnya kami bisa membalikkan skor menjadi 3-2. Saya ingin menguji semua pemain, dan mereka sudah bekerja keras,” tutur Tae-yong.

Selain rasa gentar menghadapi postur pemain yang lebih besar, Tae-yong juga mempunyai catatan lain terkait performa timnas U-20. Menurut Tae-yong sentuhan yang dilakukan pemain masih belum sesuai harapan.

“Sentuhan bola agak kurang, dan itu masih harus dilatih lagi. Itu harus dilakukan masing-masing pemain, tapi waktunya tidak begitu banyak untuk melakukan latihan itu,” jelas Tae-yong.

Pemusatan latihan (TC) ini mengalami perubahan dibandingkan rencana sebelumnya. PSSI sebelumnya menyatakan TC di Turki berlangsung hingga 5 November, dan kemudian melanjutkan latihan di Spanyol.

Iklan
0