Laporan media mengungkap identitas sosok baru yang akan menduduki jabatan presiden Al-Ahli Saudi pada periode mendatang, menggantikan presiden sebelumnya Khalid Al-Ghamdi.
Sebelumnya, Khalid Al-Ghamdi telah mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan presiden Al-Ahli, setelah 3 tahun mengemban posisi tersebut, dan hal itu disetujui secara resmi oleh manajemen perusahaan klub, hari Rabu ini.
Surat kabar Saudi "Asharq Al-Awsat" menyebutkan bahwa perusahaan klub Al-Ahli mengarah untuk menugaskan Ahmed Al-Shinqiti, wakil presiden dan ketua komite eksekutif sebagai perwakilan dari Dana Investasi Publik, untuk memimpin dewan direksi klub pada tahap mendatang.
Pilihan jatuh secara spesifik kepada Al-Shinqiti mengingat besarnya kepercayaan yang ia peroleh di dalam sistem klub, setelah menunjukkan kompetensi tinggi dalam mengelola berbagai berkas, sebagaimana yang diungkap surat kabar tersebut.
Al-Shinqiti akan memegang kemudi klub Saudi tersebut selama tiga bulan mendatang secara sementara, dengan adanya kecenderungan untuk mempertahankannya dalam jabatan tersebut hingga akhir musim mendatang, apabila kondisi administratif stabil dan tidak diperlukan adanya perubahan sebelum itu.
Khalid Al-Ghamdi meninggalkan Al-Ahli setelah 3 tahun mengemban jabatannya, sejak 2023, di mana selama itu ia meraih banyak pencapaian, yang paling menonjol adalah meraih gelar Liga Champions Asia Elite selama dua musim berturut-turut, ditambah dengan penobatan sebagai juara Piala Super Saudi setelah absen selama 9 tahun.
Perlu disebutkan bahwa Al-Ghamdi akan mencalonkan diri untuk jabatan presiden Federasi Sepak Bola Saudi, menggantikan Yasser Al-Misehal yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah 7 tahun, dengan latar belakang tersingkirnya timnas Saudi dari Piala Dunia 2026 pada babak fase grup.


