Pengelola media sosial klub Eredivisie Belanda NEC Nijmegen terkejut dengan serbuan warganet Indonesia setiap kali mereka mengunggah foto Calvin Verdonk di akun resmi.
Verdonk mengungkapkan hal itu dalam wawancaranya dengan Voetbal International yang dikutip laman Voetbal Primeur. Verdonk disebut sedang menjalani proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia setelah melakukann pembicaraan dengan Shin Tae-yong.
Berawal dari kunjungan Tae-yong ke Belanda untuk menyaksikan duel antara NEC dan SC Heerenveen yang diperkuat Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On, pelatih timnas Indonesia itu pun menanyakan silsilah keluarga Verdonk. Tak lama kemudian kabar Verdonk akan dinaturalisasi sampai ke gawai warganet.
Verdonk mengaku tidak menyadari bila pembicaraannya dengan Tae-yong akan memberikan dampak sebesar itu. Ia justru mengetahui hal tersebut setelah diberitahu orang di klub.
“Saya mendengarnya baru-baru ini dari seseorang di klub. Jika NEC mengunggah sesuatu, itu hanya tentang saya. Mereka benar-benar gila sepakbola. 270 juta orang tinggal di sana, benar-benar negara yang super besar,” ujar Verdonk sambil tertawa.
NEC NijmegenDalam kesempatan yang sama, Verdonk mengungkapkan alasannya bersedia memperkuat timnas Indonesia. Selain mempunyai darah Indonesia dari sang ayah, Verdonk pun ingin merasakan memperkuat tim nasional.
Verdonk mempunyai karir yang bagus ketika masih berada di kelompok usia. Pemain blasteran ini beberapa kali dipanggil memperkuat timnas junior Belanda mulai dari U-15 hingga U-21.
Namun peruntungannya di timnas senior tidak sebaik di kelompok usia. Hingga saat ini, Verdonk belum pernah dipanggil memperkuat tim Oranye, sehingga pria yang akan merayakan hari ulang tahun ke-27 pada 26 April nanti bersikap realistis.
“Saya harus jujur kepada diri saya sendiri. Saya tidak akan punya kesempatan lagi untuk masuk ke timnas Belanda. Usia saya sekarang hampir mencapai 27 tahun, sehingga itu (memakai jersi Belanda) sangat tidak realistis,” beber Verdonk.
“Sepakbola berkembang di negara ini. Mereka masih bersaing di [kualifikasi] Piala Dunia 2026. Bayangkan kalau mereka berhasil lolos. Tiba-tiba saya masuk Piala Dunia, tidak ada yang akan menyangka.”


