Skandal pengaturan skor yang melilit Parma tidak sampai membuat klub batal kembali ke Serie A Italia, tetapi klub beralias Gialloblu tersebut mesti mengawali musim kompetisi 2018/19 dengan deduksi lima poin.
Vonis pengurangan lima poin dijatuhkan federasi sepakbola Italia (FIGC) kepada Parma menyusul investigasi terhadap dugaan pesan singkat terindikasi match fixing yang dikirim Emanuele Calaio jelang laga terakhir Serie B musim lalu kontra Spezia.
Calaio yang merupakan mantan personel Spezia mengirim pesan kepada dua bekas rekan setimnya, Filippo De Col dan Claudio Terzi, sebelum pertemuan kedua klub pada pekan pamungkas 2017/18.
Getty ImagesPesan tersebut diduga berisi ajakan kongkalikong dari Calaio agar De Col dan Terzi mengurangi upaya mereka saat bermain menghadapi Parma. I Ducali membawa pulang kemenangan 2-0 dari Stadio Alberto Picco untuk menggondol tiket kembali ke kasta tertinggi.
Sempat muncul laporan Parma terancam batal promosi menyusul terkuaknya kasus ini, namun kini dipastikan posisi mereka aman meski harus mengawali Serie A musim mendatang dengan -5 poin.
Parma melakukan pembelaan pada Calaio dengan menyebut pesan si pemain cuma lelucon. Malang, Calaio menerima suspensi larangan bermain dua tahun. Mengingat usianya sudah 36 tahun, skors berat ini membuat kelanjutan karier Calaio dipertanyakan.





