Pendarahan Di Perut, Diego Maradona Dilarikan Ke Rumah Sakit

Komentar()
(C)Getty Images
Legenda sepakbola Argentina tersebut dilarikan ke rumah sakit, karena menderita pendarahan internal di perutnya.

Kabar buruk dari sepakbola datang dengan dilarikannya salah satu legenda terbesar olahraga ini, Diego Maradona, ke rumah sakit, pada Jumat (4/1).

Seperti dilansir Reuters, mantan kapten timnas Argentina itu dilarikan ke rumah sakit akibat menderita pendarahan internal di perutnya. Untungnya kondisi itu jadi gangguan minor buatnya.

Anggota keluarga Maradona mengkonfirmasi hal tersebut, dengan menyebut sang legenda tidak menderita "penyakit serius" dan tidak dalam situasi "berbahaya".

captura Diego Maradona 2019

Tes lebih lanjut yang dilakukan pada Maradona kemudian menegaskan hal tersebut, dengan memperbolehkan sosok berusia 58 tahun tersebut pulang dari rumah sakit.

Namun Maradona tetap dituntut untuk istirahat selama sepekan lamanya, guna mengembalikan kondisinya menjadi 100 persen. Artinya dia bakal melewatkan satu partai akhir pekan ini, sebagaimana statusnya sebagai pelatih Dorados di Liga MX Meksiko.

Kesehatan sendiri merupakan isu yang tak bersahabat dengan Maradona selama ini, mengingat ketergantungannya pada alkohol dan obat-obatan terlarang semasa muda dahulu.

Pada 2005 silam, Maradona harus menjalani operasi bypass lambung untuk atasi masalah obesitasnya. Kemudian dalam setahun terakhir, dia harus berjalan dengan bantuan tongkat akibat radang sendiri di kedua lututnya.

Terkini, pada Piala Dunia 2018 lalu Maradona diserang tekanan darah rendah lantaran terlampau emosional kala saksikan duel antara Argentina dan Nigeria.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. RESMI: Christian Pulisic Gabung Chelsea
2. Moratti: Juventus Punya Ronaldo, Inter Harusnya Rekrut Messi!
3. Pertahankan Rekor 100 Persen, Solskjaer Sejajar Sir Matt Busby
4. Kalteng Putra Resmi Gaet Ferinando Pahabol
5. 20 Penjualan Termahal Borussia Dortmund
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Video

 

Artikel Selanjutnya:
Alexis Sanchez: Manchester United Lebih Bahagia Bersama Ole Gunnar Solskjaer
Artikel Selanjutnya:
REVIEW Serie A Italia: Rekor Fantastis Duvan Zapata & Fabio Quagliarella
Artikel Selanjutnya:
PSSI Bakal Bentuk Lembaga Independen Wasit Profesional
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri Pertanyakan Level Para Pemain Chelsea
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Thailand 1-2 Tiongkok
Tutup