Penyerang Al-Qadisiyah asal Meksiko, Julian Kenyonis, terus menampilkan performa yang mengesankan sepanjang musim ini di Liga Roshen Saudi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu bintang utama kompetisi tersebut.
Kenyonis berhasil mencetak 26 gol musim ini, sehingga berbagi posisi teratas daftar pencetak gol terbanyak bersama pemain Inggris Ivan Toney, bintang Al-Ahli Saudi.
Enzo Fernández memadamkan api Madrid... dan agennya menyelesaikan kontroversi dengan Chelsea
Dari La Masia ke tribun penonton.. Apa yang terjadi dengan Hamza Abdul Karim?
Dalam konteks ini, manajemen Al-Qadisiyah mengambil langkah serius untuk mempertahankan bintang andalannya, dengan berencana memperpanjang kontraknya selama dua musim tambahan, menurut laporan surat kabar "Al-Riyadhiah" Saudi.
Surat kabar tersebut menjelaskan bahwa manajemen juga berupaya memperbaiki ketentuan kontrak pemain berusia 29 tahun tersebut, sehingga ikatannya dengan tim akan berlanjut hingga musim panas 2030.
Nilai pasar Kenyounis diperkirakan mencapai 12 juta euro, menurut data situs "Transfermarkt". Pemain tersebut bergabung dengan Al-Qadisiyah dua musim lalu dari klub Al-Amerika, dengan kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2028.
Transfer gratis.. Duet Real Madrid dan Barcelona memimpin daftar emas
Juventus unggul satu langkah dari Barcelona dalam perebutan Vlahovic
Sebelum pindah ke Liga Saudi, Kenyonis tampil gemilang bersama América, mencetak 23 gol dan memberikan 10 assist dalam satu musim, serta berkontribusi dalam meraih tiga gelar juara. Dia juga pernah bermain untuk Atlas Guadalajara dan Tigres, serta mewakili tim nasional sepak bola Meksiko dalam 20 pertandingan internasional.
Adapun catatan prestasinya bersama Al-Qadisiyah, ia mencatatkan musim perdana yang luar biasa (2024-2025), di mana ia mencetak 20 gol dan memberikan 10 assist dalam 28 pertandingan. Sedangkan pada musim ini, ia telah tampil dalam 25 pertandingan di Liga Roshen, mencetak 26 gol dan memberikan dua assist, serta mencetak 4 gol di Piala Khadim Al-Haramain Al-Sharifin.
Setelah krisis Maroko dan Senegal... Afrika berubah selamanya
Paris Saint-Germain merebut target Barcelona




