Penggawa timnas Indonesia Thom Haye menjadi sorotan dalam pertandingan lanjutan Eredivisie Belanda ketika SC Heerenveen bermain imbang 3-3 melawan FC Twente di Stadion Abe Lenstra, Kamis (4/4) dini hari WIB.
Dalam pertandingan ini, Haye menjadi penyelamat setelah eksekusi penaltinya di menit ke-57 membuat Heerenveen terhindar dari kekalahan. Hadiah penalti diberikan wasit Alex Bos selepas ia melihat video assistant referee (VAR).
Berdasarkan pengamatannya, wasit menganggap kapten tim Robin Propper melakukan handball di kotak terlarang, meski kubu Twente menilai hal tersebut bukan sebagai sebuah pelanggaran.
Mereka justru membandingkannya dengan insiden Propper dijatuhkan Haye di kotak penalti Heerenveen pada menit ke-50 dalam situasi sepak pojok. Meski Bos sudah melihat VAR, sang pengadil lapangan bergeming dengan keputusannnya, dan menganggap tidak ada pelanggaran.
“Saya pikir itu adalah pertandingan yang sangat menyenangkan untuk ditonton, banyak hal yang terjadi. Tapi tentu saja Anda menginginkan kemenangan, terutama saat Anda unggul dua kali, dan Anda juga memiliki peluang untuk mencetak skor 4-3,” ujar Propper.
“Setidaknya dia (Haye) memegang saya dengan erat. Itulah menurut saya. [Tapi] Itu bagian dari perasaan itu. Terkadang wasit memberikannya, terkadang tidak.”
Sementara kapten Heerenveen Sven van Beek mengatakan, skor imbang merupakan hasil maksimal yang bisa diperoleh tim. Menurut Van Beek, Heerenveen dipayungi keberuntungan, sehingga wasit tidak memberikan hadiah penalti kepada Twente.
“Kami mengalami 20 menit pertama yang sulit, tetapi pada akhirnya saya pikir kami benar-benar menunjukkan ketahanan. Kemudian di babak kedua kami keluar dengan mentalitas yang baik, kami ingin menyamakan kedudukan,” kata Van Beek.
“Saya pikir ini adalah hasil maksimal yang bisa dicapai. Saya pikir keberuntungan ada di pihak kami adalah hal yang baik sekali.”
