Xavi Hernández diperkenalkan pada Selasa siang sebagai pelatih tim nasional baru Belanda. Pada konferensi pers pertamanya dalam jabatan tersebut, para penonton langsung menyoroti satu hal: menurut banyak orang, pria Spanyol itu berbicara bahasa Inggris dengan sangat baik, sehingga perbandingan dengan pelatih Ajax Míchel Sánchez pun cepat muncul.
Jurnalis De Telegraaf Jeroen Kapteijns juga menyoroti perbedaan itu. "Pelatih tim nasional baru Xavi Hernández setidaknya jauh lebih lancar mengungkapkan kata-katanya dalam bahasa Inggris dibanding pelatih Ajax Míchel. Itu jelas nilai plus besar dalam komunikasi," tulisnya di X.
Penonton lain juga melihat bahwa Xavi nyaris tidak kesulitan dengan bahasa tersebut: "Para jurnalis lebih kesulitan dengan bahasa Inggris mereka daripada Xavi."
Selain penguasaan bahasa Inggrisnya, sikap pelatih tim nasional yang baru itu juga langsung memberi kesan. "Xavi langsung punya aura, itu bagus untuk dilihat," tulis William-James di X.
Xavi memulai konferensi persnya dengan menekankan ikatannya dengan Belanda. "Seperti yang kalian tahu, saya punya banyak koneksi dengan negara ini. Perasaan saya hari ini adalah saya pergi ke universitas sepak bola. Saya telah belajar banyak selama karier saya sebagai pemain dan sebagai pelatih," kata pria Catalan itu.
Pelatih tim nasional itu kemudian menyatakan keyakinannya terhadap generasi Belanda saat ini. "Secara pribadi saya sangat percaya pada generasi ini. Seperti yang kalian tahu, kami punya banyak talenta, tetapi yang paling penting bagi saya adalah menciptakan sebuah tim, sebuah grup, dan sebuah keluarga besar, sehingga kami bisa bersaing dengan baik."
Xavi juga langsung tidak menyisakan keraguan soal gaya bermain yang diinginkannya. "Secara teknis sepak bola, kami ingin menjadi tim yang sangat berani, mendominasi pertandingan dan mengambil inisiatif saat menguasai bola. Pada saat yang sama, tujuan kami adalah memperlihatkan kepada semua orang sebuah tim dengan gairah, hasrat, dan ambisi. Itu sangat penting bagi saya sebagai pelatih."

