Egy Maulana Vikri - Lechia GdanskTomasz Rulski

Pemilik Saham Baru FK Senica Bersiap Ditinggalkan Egy Maulana Vikri

Pemilik saham baru klub Superliga Slowakia, FK Senica, menegaskan, pemain muda Indonesia Egy Maulan Vikri menjadi salah satu penggawa yang diprioritaskan untuk dipertahankan pada musim ini.

Senica telah mengalami perubahan besar dalam pengelolaan klub di satu pekan terakhir. Hal itu menyusul mundurnya pemilik saham Oldrich Duda menjelang kompetisi diliburkan menyambut musim dingin setelah mengelola klub tersebut sekitar satu tahun.

Pengunduran diri Duda ini disebabkan Senica mengalami krisis keuangan, sehingga sempat terlambat membayar gaji pemain. Saham Senica kemudian diambil alih sekelompok pengusaha setempat.

Ketua jajaran direksi klub yang baru, Peter Snegon, mengungkapkan, mereka berusaha mempertahankan sejumlah pemain agar tetap memperkuat Senica. Sebelumnya, Senica sudah kehilangan penyerang Elvis Mashike Sukisa. Manajemen baru pun tidak ingin banyak pemain Senica hengkang akibat permasalahan finansial.

Snegon mengutarakan, pihaknya melalui direktur olahraga David Balda hingga kini masih melakukan negosiasi dengan Egy. Manajemen mengaku tak mudah mempertahankan pemain di tengah situasi finansial klub yang sedang tidak bagus.

“Salah satu prioritas kami adalah mempertahankan Egy. Tidak hanya sebatas alasan pemasaran saja, tapi juga kenyataan Egy mempunyai potensi sepakbola yang bagus,” ungkap Snegon dikutip laman Sport.

“Kami ingin dia tetap bersama kami, tapi kami tidak dapat menjamin ke depannya. Semua bergantung kepada keuangan, dan Anda tentunya tidak bisa memaksa seseorang [untuk bertahan]. Negosiasi dengan Egy masih berlangsung, dan klub masih mempunyai David Balda sebagai sosok yang mempunyai peran besar terhadap kedatangan Egy di Senica.”

Snegon mengatakan, bila tidak berhasil mempertahankan sejumlah pilar Senica di bursa transfer musim dingin, mereka bakal mengandalkan pemain muda untuk menuntaskan kompetisi musim 2021/22.

“Kami tidak memungkirinya. Jika kami tidak mencapai kesepakatan dengan beberapa pemain, dan mereka tidak percaya dengan strategi [pengelolaan keuangan] kami. Kami akan mengakhiri musim dengan menggunakan pemain junior. Saya belum bisa membicarakan kemungkinannya hingga Februari,” beber Snegon.

“Kami sedang mengusahakan segala sesuatunya, dan saya yakin kami bisa mengatasinya. Jika tidak, kami setidaknya akan berusaha menyelesaikan kompetisi dengan cara terhormat. Kami sudah menyampaikan hal ini kepada persatuan klub di liga.”

Iklan
0