OLEH SANDY MARIATNAIkuti di twitter
Sepakbola Panama berduka setelah salah satu gelandang timnas mereka, Amilcar Henriquez, meninggal dunia pada Sabtu (15/4) waktu setempat karena menjadi korban penembakan di Nuevo Colon, Panama.
Henriquez, 33 tahun, merupakan pemain klub lokal Arabe Unido dan telah mengoleksi 75 caps bagi Panama. Ia sudah berseragam timnas sejak debutnya pada 2005 dan terakhir bermain pada Maret lalu saat Panama bermain imbang 1-1 dengan Amerika Serikat dalam kualifikasi Piala Dunia 2018.
Kejadian tragis tersebut terjadi di dekat rumah Henriquez ketika ia tengah bersama dua orang temannya, Josemar Pedro dan Delano Wilson. Menurut saksi mata, pembunuhan ini dilakukan oleh seorang tak dikenal yang mengendarai mobil merah sebelum menembak Henriquez dan dua kawannya itu menggunakan senjata api.
Henriquez langsung dibawa ke rumah sakit terdekat di Sabanitas, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Sementara dua rekannya berada dalam perawatan intensif di rumah sakit.
Sejumlah pihak seperti Federasi Sepakbola Panama (FEPAFUT), Arabe Unido, hingga timnas Meksiko mengirimkan pesan duka cita terhadap meninggalnya Henriquez. “Semoga Tuhan menerima jiwa Anda, Mickey,” tulis FEPAFUT di Twitter dengan menyebut julukan sang pemain.
Presiden Panama Juan Carlos Varela ikut buka suara terhadap kejadian ini. “Kami mengutuk keras pembunuhan Amilcar Henriquez. Kami akan mengerahkan seluruh kekuatan di Colon untuk menangkap pelaku,” tulis orang nomor satu Panama itu di akun Twitter miliknya.
