Lawatan Guangzhou Evergrande ke Changchun Stadium untuk hadapi Changchun Yatai, banyak dipandang sebelah mata oleh khalayak sepakbola.
Selain kalah nama besar, Evergrande tampak begitu adidaya dengan keunggulan kualitas skuat yang jomplang dibanding CC Yatai. Tidak heran bila kemudian dalam partai ini, tim asuhan Fabio Cannavaro berhasil unggul dua kali.
Namun fakta yang lantas tersaji pada akhirnya justru jauh berbeda. Ketika laga berakhir, papan skor menunjukkan skor 3-2 untuk kemenangan CC Yatai!
Keajaiban dihadirkan CC Yatai, tepatnya hadir ketika pelatih mereka, Jin'gang Chen, memutuskan memasukkan The Unsung Hero, Tan Long, tatkala laga memasuki menit ke-56.
Kala itu CC Yatai tertinggal 2-1, setelah gol Rui Yu dibalas dua kali oleh lesatan Liyu Yang dan Ricardo Goulart. Walau begitu tak ada keyakinan apalagi garansi bahwa Tan -- yang berposisi sebagai penyerang -- bakal mengubah situasi, karena dirinya sendiri gagal mencetak gol dalam sembilan partai terakhir.
Enam menit akhir laga, kemudian jadi pentas kepahlawanannya. Tan mengawalinya dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit 84, lewat tandukan tajam memaksimalkan umpan sepak pojok Adrian Mierzejewski.
Beberapa detik jelang bentrok usai, Tan memastikan sendiri kemenangan CC Yatai setelah sontekannya dalam skema serangan balik manis merobek jala Evergrande. Sang tuan rumah pun menang dramatis 3-2!
Kepahlawnaan Tan dalam kurun enam menit akhir laga tersebut, membuat Goal Indonesia tak ragu memilihnya sebagai pemain terbaik Asia pekan ini. Berkat kepahlawanannya, pemain berusia 30 tahun itu besar kemungkinan bakal mendapat kepercayaan lebih besar dari CC Yatai untuk bermain di sisa Liga Super Tiongkok (CSL) musim ini!

