Selain Tianjin Quanjin, Jiangsu Suning, dan Shandong Luneng, Beijing Guoan merupakan salah satu peserta Liga Super Tiongkok 2018 (CSL) yang jor-joran datangkan pemain bintang, dalam kurun setahun terakhir.
Maklum, para konglomerat Tiongkok mulai merasa janggal karena klub sepakbola ibu kota negaranya bagai teralienasi, dari perburuan gelar juara CSL dalam sedekade terakhir. Guoan kemudian dipandang miliki potensi untuk mengakhiri kehampaan hegemoni sepakbola di kota Beijing.
Tak tanggung-tanggung dana sebesar €76 juta dihabiskan pada bursa musim baru 2018 kemarin, untuk datangkan tiga bintang asing berkualitas dari sederet liga top Eropa.
Getty ImagesHasilnya instan terlihat. Guoan yang sebelumnya medioker dan kerap berkutat di zona degradasi, kini duduk di peringkat tiga klasemen sementara CSL yang sudah masuki pekan ke-11.
Tim asuhan Roger Schmidt tersebut tercatat sebagai tim yang paling sedikit menderita kekalahan, karena baru sekali menelannya. Mereka juga merupakan tim tersubur kedua setelah sang pemuncak klasemen, Shanghai SIPG.
Sorotan utamanya? Tentu saja terletak pada mesin gol yang mereka beli mahal dari Villarreal sebesar €40 juta, Cedric Bakambu. Performanya begitu dahsyat dan sesuai ekspektasi, lewat torehan delapan gol dari delapan laga.
Bakumbu bahkan jadi pemain pertama dalam sejarah CSL yang mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun. Termasuk dalam pementasan terbaiknya akhir pekan lalu, kala membawa Guoan menang 2-0 di kandang CC Yatai.
Bakambu berperan dalam semua gol Guoan. Pertama, sprint cepatnya membuat bek Yatai harus melanggarnya di kotak penalti timnya sendiri. Jonatan Soriano pun sukses membawa Guoan unggul 1-0 lewat titik putih.
Kedua, Bakambu menorehkan namanya sendiri di papan skor. Pemain berusia 27 tahun itu dengan dingin menyontek umpan mendatar Soriano, guna pastikan kemenangan 2-0 milik Guoan.
Tambahan satu gol itu membuat Bakambu duduk di peringkat empat daftar topskor sementara CSL. Meski begitu jika mampu pertahankan ketajamannya musim ini, jangan kaget jika kapten timnas Kongo itu bakal akhiri musim lewat gelar topskor!
