Walau tergolong sepi penonton di stadion, Liga Pro Uni Emirat Arab (UEA) merupakan salah satu liga terbaik di daratan Asia. Diintip di laman resmi AFC, mereka awet menghuni lima besar dengan kini duduk di peringkat keempat.
Untuk musim 2018/19, Liga Pro UEA sudah dimulai sejak 30 Agustus lalu. Secara mengejutkan klub tradisional yang beberapa musim terakhir hanya berkutat di papan tengah, Al Jazira, sukses menguasai singgasana klasemen.
Berjalan empat pekan, Al Jazira tak terkalahkan dengan mengoleksi tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Kegemilangan itu tak lepas dari kapten mereka yang juga topskor sementara kompetisi dengan enam gol, Ali Mabkhout.
TwitterTak pernah absen mencetak gol di empat laga pembuka, Mabkhout bahkan membuka musim ini lewat torehan hat-trick dalam kemenangan dramatis 5-4 Al Jazira atas Shabab Dubai.
Dalam sepekan terakhir, peran Mabkhout makin krusial buat Al Jazira. Pekan lalu dia menyelamatkan muka timnya di depan pendukungnya sendiri dari ancaman kekalahan kontra Baniyas. Satu gol dan satu assistnya membuat laga berakhir imbang 2-2.
Lima hari berselang, satu gol dan satu assist kembali dipersembahkan Mabkhout untuk antarkan Al Jazira berpesta gol ke jala Ajmad lewat skor 5-1! Uniknya pemain 27 tahun itu mencetak gol-gol tersebut dengan cara yang sama. Dia melewati kiper lawan dalam situasi one on one.
Karenanya redaksi Goal Indonesia merasa Mabkhout layak dipilih jadi pemain terbaik Asia pekan ini. Bukan hanya karena produktivitasnya, tapi juga kepemimpinannya sebagai kapten memiliki efek besar dalam permainan Al Jazira.
Baru empat pekan memang, tapi sinyal Al Jazira kembali pada statusnya sebagai klub papan atas UEA mulai kencang terasa. Mabkhout sang one man club pun siap untuk jadi komandan kebangkitan tersebut.



