Mantan pemain Persija Jakarta Leo Saputra, sedang terbaring lemas di rumah sakit. Bahkan ia sampai menggunakan alat bantu pernapasan karena kondisinya sedang kritis.
Kabar yang beredar, Leo terinfeksi virus corona sehingga butuh penanganan serius. Secara terbata-bata pria berusia 40 tahun tersebut mengucapkan permohonan maaf yang diunggah di akun media sosial miliknya.
Keadaan tersebut menggugah hati banyak orang untuk mendoakan Leo cepat sembuh dari penyakit yang dideritanya. Tak terkecuali bek senior Persija Ismed Sofyan.
Leo dan Ismed sempat berkolaborasi mengawal lini belakang Persija pada 2008 sampai dengan 2013. Duet mereka seperti tembok kukuh yang sukar dilewati barisan depan lawan.
“Saya sudah dengar kabar itu dari grup WhatsApp. Saat ini kita doakan Leo agar diangkat penyakitnya dan bisa segera pulih agar bisa beraktivitas kembali. Apalagi Leo dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan dalam segala hal,” kata Ismed, dikutip laman resmi klub.
Media PersijaDirektur Persija Ferry Paulus, juga turut mendoakan Leo cepat pulih. Ia mengaku prihatin dengan musibah yang sedang dialami jebolan diklat Ragunan tersebut.
“Doa terbaik untuk Leo Saputra agar segala sakit penyakitnya diangkat dan disembuhkan, dan segera bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ucap Ferry.
Selain Persija, Leo pernah membela sejumlah klub di Tanah Air. Mulai dari Pelita Solo, Persijatim Solo FC, Pelita Krakatau Steel, Sriwijaya FC, Persikota Tangerang, Persibom Bolaang Mongondow, Persita Tangerang, hingga Persebaya versi ISL.
Namun, Persija merupakan klub yang paling dibelanya. Selama lima musim berseragam Macan Kemayoran, Leo mencatatkan 87 penampilan di semua ajang.
Leo memutuskan gantung sepatu pada 2014. Persita Tangerang menjadi klub terakhir yang diperkuat oleh ayah kandung Cleo Saputra, Queenta Saputra dan Sabique Erlangga Saputra tersebut.
Selepas pensiun, Leo masih tidak bisa jauh dari dunia si kulit bundar. Ia sempat beberapa kali menjadi pelatih tamu di SSB Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima (ASIOP).
Tak jarang, Leo juga ikut bermain sepakbola dengan tim amatir. Ia melakukan hal tersebut untuk menjaga kondisi agar tetap bugar meski usianya tidak muda lagi.


