Wahyudi Hamisi - PSS SlemanPSS Sleman

Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi Diganjar Sanksi Larangan Bermain Di Tiga Laga

Pemain tengah PSS Sleman Wahyudi Hamisi harus menepi selama tiga pertandingan setelah komite disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi berupa larangan bermain akibat ulah tidak sportif yang dia lakukan pada awal bulan ini.

Perbuatan tak sportif, dan cenderung membahayakan keselamatan pemain lain dilakukan di menit ke-16 ketika PSS dijamu Persebaya Surabaya pada 3 Maret di Stadion Gelora Bung Tomo.

Saat itu, bola mengarah ke Moreira yang sedang mengerang kesakitan akibat dilanggar pemain PSS, dan coba ditutup Ripal Wahyudi, karena sangat dekat dengan kepala rekan satu timnya itu. Namun Hamisi dengan ganas tetap berusaha menendang bola, meski si kulit bundar berada di sebelah kepala Moreira. Akibatnya, sepakan Hamisi mengenai kepala Moreira.

Dalam rilis yang dikeluarkan Komdis hari ini terkait sidang mereka atas sejumlah klub, Hamisi tidak hanya membahayakan pemain lain, tapi juga memperlihatkan gestur tak baik.

“Melakukan pelanggaran serius (serious foul play) terhadap pemain lawan, dan di momen lain pada pertandingan yang sama menunjukkan gestur jari tengah terhadap pemain lawan,” demikian penyataan Komdis dilansir laman resmi PSSI.

“Hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan sejak Keputusan diterbitkan [pada 6 Maret], dan berlaku pada pertandingan terdekat, [serta] denda Rp25 juta.”

Di samping sanksi kepada Hamisi, Komdis juga menjatuhkan denda kepada PSS. Hal ini disebabkan ada enam pemain Super Elang Jawa yang mendapatkan kartu kuning, sehingga didenda sebesar Rp50 juta. Denda serupa juga didapat Persebaya. Namun itu disebabkan ada lima pemain yang diganjar kartu kuning.

Di lain sisi, ulah negatif suporter kembali berdampak kepada klub. Komdis menjatuhkan sanksi kepada Persita Tangerang berupa penutupan tribune timur bagian Utara di satu pertandingan saat menjadi tuan rumah, dan denda Rp100 juta akibat pelemparan kemasan minuman, penyalaan delapan cerawat, serta beberapa penonton memasuki area lapangan pertandingan saat menjamu Borneo FC, 2 Maret.

Sementara kiper Persis Solo Muhamad Riyandi yang melakukan pelanggaran serius menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan, sehingga diberikan kartu merah ketika menjamu PSM Makassar pada 4 Maret, mendapat hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan sejak keputusan diterbitkan, dan denda Rp10 juta.

Iklan
0