LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning meminta anak asuhnya agar tampil lebih kompak lagi saat menghadapi tuan rumah Cilegon United, Senin (2/9), pada lanjutan Liga 2 2019 wilayah barat.
Kemenangan 3-1 atas Persibat Batang di Stadion Teladan kemarin cukup memuaskan Gurning. Namun mereka perlu meningkatkan performa menghadapi laga berikutnya. Apalagi PSMS tidak diperkuat rekrutan anyar Bruno Casimir yang terkena akumulasi kartu kuning. Poin wajib diraih untuk menjaga persaingan di papan atas.
“Masih sangat-sangat ketat di klasemen. Untuk itu perlu kerja sama dengan pemain agar lebih kompak lagi ke depannya,” ujar Gurning
“Bruno sudah dua kartu kuning di klub lamanya Sriwijaya. Jadi dia harus absen nanti. Ini membuat kami harus putar otak lagi. Andre [Sitepu] dan Afiful [Huda] sebenarnya kompak, tapi Bruno lebih kukuh.”
Selain pertahanan, lini depan akan diperbaiki. Ketika melawan Persibat, PSMS mendapatkan sejumlah peluang. Gurning meyakini performa Tri Handoko akan lebih baik di kandang Cilegon United.
“Banyak peluang yang tidak jadi gol. Meskipun sudah ada kemajuan tapi finishing masih kurang. Secara keseluruhan insting gol Tri cukup bagus. Tapi kurang tenang lagi, mungkin karena baru main. Mudah-mudahan ke depannya lebih bagus. Apalagi nanti kalau diduetkan dengan Ilham [Fathoni],” tambahnya.
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 2 2019!
Di kubu lawan, pelatih Persibat Bona Simanjuntak mengakui timnya tampil di bawah performa. Persibat sempat membaca permainan PSMS yang lebih banyak mengandalkan direct ball.
“Kami tidak main seperti biasanya. Seperti tak ada keinginan untuk mendapat poin. Tapi PSMS juga lebih baik dari kami. Kalau soal wasit, enggak ada habisnya dibicarakan. Harapannya ada perbaikan wasit. Kalau tidak, yang jadi korban pemain dan pelatih,” tutur Bona. (gk-71)
