OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Keberhasilan PSIS Semarang, berlaga di kompetisi kasta teratas membuat sejumlah pemainnya lupa diri. Mereka menuntut manajemen menaikkan gaji yang fantastis mulai musim depan.
Hal tersebut disampikan langsung oleh CEO PSIS Alamsyah Satyanegara Sukawijaya. Bahkan ia menjelaskan ada pemain yang memutuskan hengkang setelah keinginannnya itu tidak dituruti.
"Beberapa pemain meminta kenaikkan fantastis 3-5 kali lipat, terlalu tinggi untuk PSIS, beberapa tidak memberi PSIS kesempatan untuk negosiasi dan langsung pamit pergi ke tim yang lebih besar," tulis Yoyok dalam Instagramnya.
Kendati demikian, Yoyok menuturkan permintaan para pemain tersebut wajar adanya. Ini karena beberap pilar Mahesa Jenar, menjadi buruan klub-klub Liga 1 karena penampilannya yang gemilang.
"Kami menyadari pemain kita kemarin sangat bersinar maka tim besar berlomba memburu dengan harga fantastis, tentu saja di luar kemampuan PSIS," ucapnya.
Di sisi lain, Yoyok menyebutkan PSIS saat ini tengah mengebut persyaratan yang diminta PSSI untuk musim depan. Mulai dari pembentukan tim, verifikasi dan lisensi Liga 1, serta mempersiapkan infrastruktur pertandingan.
"Tiga hal itu syarat mengikuti Liga 1, tanpa salah satu syarat di atas PSIS tidak bisa berlaga di Liga 1," tuturnya.
