Fredyan Wahyu - Fandi Eko Utomo - PSIS SemarangPSIS Semarang

Pemain PSIS Semarang Digenjot Latihan Ekstra

PSIS Semarang telah melaksanakan latihan pada pekan ini, dan sejak Sabtu (29/8) kemarin, pelatih Dragan Djukanovic menetapkan latihan ekstra dengan dua kali dalam sehari.

Kondisi ini dilakukan supaya para pemain cepat siap menghadapi Liga 1 2020 yang akan dilaksanakan kembali pada 1 Oktober mendatang, dengan seluruh laga terpusat di Pulau Jawa.

Dragan tentunya berharap para pemain segera dalam kondisi siap ketika liga kembali bergulir nanti. Fisik menjadi hal yang paling dibenahi, setelah sejak 16 Maret tidak ada pertandingan.

“Mulai kemarin (29/8) kami latihan dua kali per hari untuk pelan-pelan meningkatkan kondisi fisik pemain. Kami melakukan latihan fisik yang cukup ringan untuk awalan sebelum latihan normal mulai awal September,” ucap Dragan.

“Latihan kali ini kami melakukan latihan dengan cukup baik. Saya cukup puas dengan latihan kali ini. Pada awalnya kami mengasah fisik untuk kemudian berlatih taktik,” sambung mantan juru taktik Borneo FC tersebut.

Dragan Djukanovic - Pusamania BorneoGoal / Abi Yazid

Pemain akan kembali berlatih pada Senin (31/8) besok setelah jajaran pelatih memberi waktu libur pada hari (30/8) ini. Dragan mau para pemain tetap bisa santai dan menikmati waktu libur mereka dengan baik.

“Minggu latihan kami liburkan karena hari Minggu memang saatnya untuk istirahat dan berkumpul dengan keluarga, ini hal yang normal. Kami akan memulai latihan kembali pada Senin,” jelas Dragan.

Sementara itu, bek PSIS, Rio Saputro merasa porsi latihan ekstra yang diberikan pelatih masih bisa diterima dengan baik. Menurutnya, adalah hal yang biasa ketika latihan dilakukan dua kali sehari pada awal persiapan.

“Tidak masalah harus latihan dua kali dalam sehari jika pelatih memiliki kebijakan seperti itu. Di awal musim kemarin juga pelatih menerapkan hal yang sama," ungkap Rio.

"Apalagi latihan dua kali dalam sehari juga akan berdampak positif untuk pemain jelang kompetisi Liga 1,” tutup pemain berusia 24 tahun tersebut.

Fredyan Wahyu - Fandi Eko Utomo - PSIS SemarangPSIS Semarang

Skuad PSIS diharapkan tetap bisa menjaga kedisiplinan dan menerapkan protokol kesehatan di mana pun mereka berada. Alfan Nur Asyhar, dokter tim, sudah memberi peringatan kepada pemain untuk tidak banyak berpergian.

“Saya pesan kepada semua pemain dan ofisial untuk tetap mentaati protokol kesehatan saat libur. Tetap gunakan masker jika terpaksa bepergian dan hindari kerumunan, demi kepentingan tim supaya tetap steril, dan latihan berjalan lancar ke depannya."

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google