Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Robin van PersieIMAGO

Diterjemahkan oleh

Pemain pertama baru menanggapi pemecatan Van Persie di Feyenoord tiga hari kemudian

Tsuyoshi Watanabe merasa sedih atas pemecatan Robin van Persie sebagai pelatih Feyenoord. Bek tengah asal Jepang itu mengaku selalu mendapat kepercayaan penuh dari sang pelatih, yang dipecat dari De Kuip setelah evaluasi oleh jajaran direksi. Watanabe merupakan pemain pertama yang menanggapi kepergian mendadak Van Persie.

Direktur teknis Dévy Rigaux dan direktur umum Robert Eenhoorn pada hari Minggu menyimpulkan bahwa tidak ada masa depan bagi Van Persie di Feyenoord. Keduanya kini sedang mencari pengganti yang tepat untuk memulai persiapan musim baru.

''Saya merasa sangat sedih dengan pemecatannya,'' kata Watanabe yang kecewa, seperti dilaporkan media Jepang Gekisaka pada Rabu. ''Saya selalu mendapat kepercayaan besar darinya, sama seperti Ayase (Ueda, red.).''

''Kami telah melalui masa-masa baik dan buruk bersama. Namun pada akhirnya kami finis di posisi kedua dan lolos ke Liga Champions. Kami sudah membicarakan bahwa kami ingin tampil lebih baik musim depan. Dan tepat saat itulah pemecatannya terjadi. Saya tidak tahu alasan dari manajemen klub, tapi saya menyesali keputusan tersebut,'' keluh pemain internasional Jepang itu beberapa hari setelah kabar besar dari Rotterdam.

Watanabe menganalisis lebih lanjut: ''Saya tidak tahu persis apa niat klub. Tapi saya benar-benar kecewa dengan hal ini,'' kata pemain Feyenoord tersebut, yang sedang bersama tim nasional Jepang dalam persiapan menuju Piala Dunia. Minggu ini, timnas Belanda akan menjadi lawan pertama di fase grup.

"Laga pertama di turnamen final selalu sangat penting. Kami tahu kualitas Belanda. Mereka memiliki pemain-pemain tinggi dan kuat secara fisik. Tapi saya juga orang yang bisa memanfaatkan tubuh saya dengan baik," kata Watanabe menjelang laga Piala Dunia, tanpa rasa takut terhadap Oranje.

Bek tengah ini sudah memberikan saran kepada rekan-rekannya mengenai pertandingan hari Minggu. ''Yang terpenting adalah kami tetap bermain kompak. Jika kami tidak meraih hasil pada hari Minggu, dua pertandingan grup lainnya langsung menjadi krusial.'' Swedia dan Tunisia adalah lawan lainnya di Grup F. 

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google