Palang pintu Ronald Araujo bersyukur Barcelona mempunyai penggawa muda yang bisa menyelamatkan tim di tengah kesulitan klub untuk membeli pemain baru akibat permasalahan finansial.
Dalam dua musim terakhir, setidaknya ada beberapa nama pemain muda Barcelona yang mencuat ke permukaan. Setelah sebelumnya ada Marc Guiu dan Lamine Yamal, kini muncul nama ynag mulai mendapat sorotan yakni Pau Cubarsi.
Araujo mengutarakan, kemunculan para pemain muda ini telah memberikan peruntungan yang bagus buat Barcelona di tengah kesulitan finansial yang dialami klub, sehingga tim tidak terpuruk. Barcelona kini bisa mengandalkan para pemain muda itu tanpa harus terlalu memikirkan membeli pemain jadi.
“Para pemain muda di klub, meski masih muda, merekka sudah siap bermain. Sebelumnya Xavi dan para pemain tersebut mulai tampil bertahap, namun sepakbola sekarang sudah berbeda,” ujar Araujo dikutip laman 90min.
“Anak-anak muda sekarang punya energi yang besar. Mereka tidak takut, dan bisa bertahan. Dalam latihan, jika Anda bertabrakan dengan mereka, mereka bangkit, dan melanjutkan. Secara ekonomi, klub sedang melalui situasi sulit, tapi syukurnya para pemain muda sangat membantu, karena secara finansial kami tidak bisa berbuat apa-apa.”
Mengenai perkembangan Pau, Araujo mengutarakan, pemain berusia 17 tahun itu memiliki kemiripan dengan Gerard Pique. Menurut Araujo, pemain seperti Pau patut dipagari secara ekstra dari klub agar tidak meninggalkan Catalunya di masa mendatang. Pau sebelumnya sempat dikaitkan dengan Chelsea.
“Saya belajar banyak dari Pique, terutama kecerdasannya. Geri tidak cepat, tapi dia sangat cerdas. Dia selalu berada di posisi yang tepat,” sanjung Araujo.
“Secara teknis, dia selalu menawarkan solusi. Dia sedikit mengingatkan saya pada Pau Cubarsi, karena dia memiliki sesuatu dalam dirinya, dia sangat cerdas.”
“Faktanya, dia memiliki bakat luar biasa di usianya yang baru 17 tahun. Faktanya lagi adalah, menurut saya, dia harus dijaga, karena dia adalah talenta di klub selama bertahun-tahun yang akan datang.”


