Kuwait Fans - AFC Asian Cup 2015Getty

Pemain Kuwait Termenung Selama Satu Jam Di Kamar Ganti

Kekalahan 2-1 yang dialami Kuwait dari Indonesia masih menyisakan cerita. Pemain Kuwait disebut membutuhkan waktu selama lebih dari satu jam untuk meninggalkan Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kamis (9/6) dini hari WIB.

Itu menjadi kekalahan pertama yang diperoleh Kuwait dari Indonesia sejak terakhir kali merasakannya pada turnamen Piala Merdeka 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia dengan skor serupa 2-1. Sejak kekalahan itu, Kuwait mampu mencatatkan tiga imbang dan dua kekalahan.

Laman Khaberni mewartakan, kekalahan di kandang itu membuat suporter merasa kecewa, dan banyak di antaranya yang langsung meninggalkan stadion, meski laga belum berakhir. Sejumlah media setempat pun memasang judul 'Awal Yang Buruk'. Selain itu, fans juga mengungkapkan kekecewaan melalui media sosial.

Kekecewaan tidak hanya dirasakan suporter, tapi juga. Penggawa Al-Azraq membutuhkan waktu selama lebih dari satu jam untuk meninggalkan kamar ganti. Mereka juga enggan memberikan pernyataan kepada media.

Situasi berbeda dialami suporter Indonesia yang mewarnai wajah mereka dengan merah putih, serta memukul drum, dan menyanyikan chants. Mereka tetap setia menunggu hingga laga berakhir, dan bahkan sempat berfoto bersama dengan penggawa timnas senior dan jajaran pelatih.

Sementara itu, pelatih Vitezslav Lavicka menilai kekalahan pertama sejak 42 tahun lalu ini menjadi tanggung jawab bersama. Lavicka menilai gol yang bersarang di gawang Kuwait akibat pemain kehilangan fokus.

Lavicka menyadari kekalahan dari Indonesia memukul para pemain. Walau begitu, Lavicka meminta anak asuhnya agar segera melupakan kekalahan dari Indonesia, dan bangkit untuk memetik kemenangan di dua laga berikutnya melawan Nepal dan Yordania demi mewujudkan ambisi lolos ke putaran final.

“Saya berharap pemain kami bisa mengatasi kekalahan ini, dan mengoreksi pertandingan. Kami masih mempunyai kesempatan untuk mewujudkan target lolos ke putaran final Piala Asia,” ucap Lavicka dikutip laman Kooora.

“Saya meminta pemain untuk kembali fokus untuk dua pertandingan berikutnya melawan Nepal dan Yordania. Kami akan bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang bagus.”

Iklan
0