Tim BhayangkaraMario Sonatha

Pemain Bhayangkara FC Dapat Izin Pindah Ke Klub Luar Negeri

Bhayangkara FC tak masalah bila ada pemainnya yang direkrut klub luar negeri. Asalkan kesebelasan tersebut mengikuti segala aturan yang berlaku.

Masa depan kompetisi yang buram membuat banyak pemain asing yang hengkang. Legiun impor tersebut memilih angkat kaki karena sudah lelah menunggu bergulirnya Liga 1.

Bukan cuma pilar asing saja, pesepakbola lokal juga menjadi daya tarik klub luar negeri untuk merekrutnya. Sejauh ini sudah ada dua kontestan Tanah Air yang meminjamkan pemainnya

Persija Jakarta melepas Ryuji Utomo ke klub Malaysia Penang FA,. Sementara Persipura Jayapura merelakan Todd Rivaldo Ferre ke kesebelasan Thailand Lampang FC.

Madura United juga kehilangan Syahrian Abimanyu. Namun, pesepakbola berusia 21 tahun tersebut tidak dipinjamkan, melainkan dikontrak jangka panjang oleh klub Malaysia Johor Darul Takzim.

"Kalau memang pemain-pemain itu mau bermain di luar negeri ya saya tidak masalah dan tidak akan menahan mereka," kata COO Bhayangkara FC Sumardji, saat dihubungi awak media.

"Saya memang perbolehkan tapi yang penting pemain-pemain ini harus keluar sesuai dengan aturan yang ada dan tidak menyalahi aturan tersebut," Sumardji menambahkan.

Bhayangkara Solo FCBhayangkara SFC

Sebelumnya, Bhayangkara FC sudah ditinggal satu pemain asingnya, Guy Herve. Pria berpaspor Pantai Gading tersebut dikontrak klub kasta kedua Maroko, Chabab Mohammedia.

Saat ini skuad Bhayangkara FC masih berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Pasukan Paul Munster tersebut bakal dikumpulkan setelah ada kepastian bergulirnya Liga 1.

Rencana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), melangsungkan Liga 1 pada Februari mendatang, terancam pupus. Kepolisian Republik Indonesia (Polri), sampai sekarang belum memberikan izin.

Izin dari Polri merupakan syarat mutlak yang mesti didapatkan. Tanpa adanya izin tersebut kompetisi sepakbola kasta teratas Indonesia, tidak bisa digelar sesuai rencana PSSI dan PT LIB.

Liga 1 sempat berjalan selama tiga pekan. Akan tetapi, PSSI menghentikannya pada pertengahan Maret tahun lalu, karena pandemi virus corona melanda Tanah Air.

Sebelum Liga 1 dihentikan Bhayangkara FC, bermain kurang impresif. The Guardian belum pernah meraih satu pun kemenanangan.

Iklan
0