Pelatih Barito PuteraJacksen F Tiago mengaku kecewa dengan kegagalan mendulang angka penuh di kandang setelah dipaksa bermain imbang tanpa gol melawan sepuluh pemain Perseru Serui di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (19/10) malam WIB.
Hasil imbang ini membuat Barito Putera melalui enam laga secara beruntun tanpa kemenangan. Laskar Antasari hanya mendapatkan lima hasil imbang, dan satu kekalahan. Jacksen mengatakan, pemain harus meningkatkan kepercayaan diri, dan lebih tenang di area pertahanan lawan.
“Jelas dari segi hasil mengecewakan. Kami sebenarnya mampu mengontrol pertandingan, tapi kami tidak mampu memanfaatkan itu menjadi sebuah keuntungan. Kami juga peluang yang bisa memberikan kemenangan, tapi kembali gagal,” tutur Jacksen.
“Itu berarti kami masih harus bekerja keras untuk membenahi kekurangan. Bagaimana pun kami harus mempersiapkan diri lagi, karena empat hari ke depan akan menghadapi Persela. Ini sebuah tantangan yang berat, karena bermain di luar kandang.”
“Kalau bicara dari segi permainan. Tadi kami lebih banyak peluang dibandingkan lawan, tapi kami tidak mampu menyelesaikannya. Menurut saya, dibutuhkan ketenangan dan kepercayaan diri pemain untuk mengatasi masalah ini. Kompetisi sesungguhnya dimulai dari sekarang, tapi ternyata kami tidak bisa keluar dari tekanan.”
Mengenai keputusannya memainkan Marcel Sacramento di menit ke-76, Jacksen meralat ucapannya. Menurut arsitek asal Brasil ini, ia tidak lengkap ketika menyatakan Sacramento tidak akan dimainkan di laga tersebut, karena dianggap memperlihatkan sikap indisipliner.
“Maksud saya adalah saya tidak akan menurunkan dia sebagai pemain inti [starter]. Mungkin kemarin saya bilangnya kurang lengkap. Jelas saya harus memainkan dia, karena ada beberapa pemain yang absen,” kata Jacksen.
Goal Indonesia