Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) hari ini, Kamis, mengumumkan wasit yang akan memimpin pertandingan antara tim nasional Maroko dan Kanada, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu mendatang di Stadion Houston, Amerika Serikat, dalam rangka babak 16 besar Piala Dunia 2026.
FIFA memutuskan untuk menunjuk wasit veteran asal Inggris, Michael Oliver, sebagai wasit utama pertandingan tersebut, yang akan dibantu oleh rekan senegaranya, Stuart Port dan James Minowaring, sementara wasit keempat akan dijabat oleh Danny Makeli dari Belanda, dan rekan senegaranya, Hessel Stegstra, sebagai asisten wasit cadangan.
Baca juga
Senegal Gagal Menyamai Prestasi Maroko Saat Melawan Tim-Tim Eropa
Pelatih Belgia tentang Senegal: Tim-tim ini kehilangan struktur taktisnya di akhir pertandingan
Oliver, yang lahir pada 20 Februari 1985, tergolong sebagai salah satu wasit termuda yang naik ke Liga Premier Inggris, karena ia memimpin pertandingan pertamanya di "Premier League" pada tahun 2010 saat berusia 25 tahun, sehingga pada saat itu ia menjadi wasit termuda yang memimpin pertandingan di kompetisi tersebut sejak didirikan pada tahun 1992.
Wasit asal Inggris ini memperoleh lisensi internasional dari FIFA pada tahun 2012, dan sejak saat itu ia menjadi salah satu wasit elit terkemuka di Benua Eropa, di mana ia telah memimpin puluhan pertandingan di Liga Champions, termasuk pertandingan di babak perempat final dan semifinal, serta memimpin pertandingan Piala Super Eropa tahun 2014 antara Real Madrid dan Sevilla.
Oliver juga memimpin final Piala Dunia U-17 di Chili pada tahun 2015 antara Mali dan Nigeria, kemudian memimpin final Piala FA pada tahun 2018 antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Wembley.
Di level tim nasional, ia turut memimpin pertandingan-pertandingan di Kejuaraan Eropa “Euro 2020”, sebelum tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana ia memimpin tiga pertandingan, yang paling menonjol adalah pertandingan antara Meksiko dan Arab Saudi di babak penyisihan grup, kemudian pertandingan antara Jepang dan Kroasia di babak 16 besar, yang dimenangkan oleh tim Kroasia melalui adu penalti.
Oliver dikenal dengan gaya wasitnya yang tenang, dengan sangat mengutamakan kelancaran permainan dan meminimalkan penghentian pertandingan sebisa mungkin, yang menjadikannya salah satu wasit yang paling dipercaya oleh Federasi Sepak Bola Inggris dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir.


