Udinese berhasil menghancurkan AS Roma empat gol tanpa balas dalam lanjutan Serie A Italia 2022/23 di Stadion Friulli, Senin (5/9) dini hari WIB. Pelatih Andrea Sottil membuka kunci anak asuhnya bisa menang telak.
Sottil mengatakan sejak awal sudah meminta anak asuhnya untuk menutup ruang gerak gelandang AS Roma. Terbukti strategi yang dilakukan membuat Giallorossi kelimpungan dalam membangun serangan.
Semua gol Udinese ke gawang AS Roma dicetak oleh empat pemain yang berbeda. Mulai dari Destiny Udogie, Lazar Samardzic, Roberto Pereyra dan Sandri Lovric.
''Kami hanya memberikan sedikit kesempatan buat Roma dengan menutup ruang di lini tengah. Dari situ, kami cenderung bisa berakselerasi dan meredam permainan mereka," kata Sottil.
"Kami berusaha menguasai lini tengah dan cara itu berhasil. Kami begitu cepat dalam mengalirkan bola, seperti yang kami rencanakan,'' Sottil menambahkan.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga didapatkan Udinese secara beruntun di musim ini. Sebelumnya, Le Zebrette mengalahkan Monza dengan skor 2-1 dan Fiorentina satu gol tanpa balas.
Akan tetapi, Sottil meminta para pemain Udinese tidak lupa diri. Ia ingin pasukannya dapat mempertahankan permainan gemilang karena musim ini masih panjang.
Saat ini Udinese menduduki peringkat empat klasemen. Marco Silvestri dan kawan-kawan mengumpulkan sepuluh poin dari lima pertandingan yang dilaksanakan.
'Tim ini sudah cukup kompetitif dan telah memiliki dua pemain di tiap posisi. Saat berbicara soal ambisi, kami harus sadar dengan kemampuan kami. Ini sudah kami tunjukkan di laga kontra Fiorentina dan di laga ini. Namun, kami harus tetap membumi sembari terus berusaha meningkatkan performa,'' ucapnya.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



