Mohammed Salisu Ghana South Korea 2022 World CupGetty

Pelatih Tuding Wasit Rampas 'Gol' Korea Selatan

Jajaran pelatih Korea Selatan mengecam keputusan wasit yang tidak memberikan mereka sepak pojok, dan memilih menyelesaikan pertandingan ketika dikalahkan Ghana 3-2 pada matchday kedua Grup H Piala Dunia 2022, Senin (28/11) malam WIB.

Pada detik-detik terakhir itu, tendangan Kyung Won-kwon mengenai pemain Ghana. Alih-alih memberikan sepak pojok kepada Korsel, mengingat mereka dalam posisi menyerang, Taylor justru meniupkan peluit panjang.

Pelatih Paulo Bento langsung lari ke dalam lapangan untuk memprotes keputusan tersebut, namun beruju kartu merah kepada dirinya. Bento pun dipastikan tak bisa mendampingi tim di bench saat menjalani laga pamungkas melawan Portugal.

Asisten pelatih Sergio Costa yang menggantikan Bento di sesi jumpa wartawan mengkritik keputusan wasit. Costa juga memaklumi reaksi Bento yang menganggap Korsel diperlakukan dengan tidak adil.

“Itu seharusnya sepak pojok. Itu adalah kesempatan terakhir untuk mencetak gol penyeimbang, tetapi wasit sudah merampasanya. Bento merespons. Itu adalah protes yang sah, tetapi wasit hanya meresponsnya dnegan menganggap itu bukan ucapan yang pantas,” cetus Costa dikutip laman Best Eleven.

“Saya hanya mengatakan itu tidak adil. Pelatih Bento adalah orang yang emosional, dan dia juga manusia. Nada suaranya memang tinggi. Saya dapat sepenuhnya memahami reaksi ini, karena dia mengerahkan seluruh energinya ke dalam permainan ini.”

“Jika saya berada dalam posisi pemain, saya juga akan sangat kecewa, karena kehilangan kesempatan di saat akhir.”

Kekalahan ini membuat peluang Korsel untuk lolos ke babak berikutnya tidak mudah, karena mereka baru mengumpulkan satu poin, dan menghadapi Portugal di laga pamungkas.

Costa mengungkapkan, meski di laga nanti bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas dirinya sebagai pelatih, ia merasa tidak nyaman. Costa menegaskan Korsel bakal bermain agresif.

“Pertandingan berikutnya melawan Portugal harus menjadi pertandingan yang sangat penting. Kami akan menunjukkan penampilan yang kompetitif lagi seperti yang kami lakukan sampai sekarang,” tegas Costa.

“Memang ini menjadi kesempatan buat saya, tetapi saya tidak menikmatinya. Tidak ada masalah jika pertandingan melawan Portugal tanpa pelatih Bento. Tentu saja, pelatih Bento pemimpin yang hebat, jadi itu akan menjadi kerugian bagi tim kami.”

“Kami akan mempersiapkan dengan cara yang sama seperti yang telah kami lakukan sejauh ini. Kami akan lebih kompak, dan mengumpulkan semua kekuatan kami untuk memainkan permainan yang agresif.”

Iklan
0